Batik Air Gandeng YeePay Perluas Akses Pembayaran Digital China
Maskapai penerbangan Batik Air resmi menandatangani nota kesepahaman strategis dengan penyedia layanan pembayaran YeePay di Kuala Lumpur pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kerja sama ini bertujuan memperkuat konektivitas penerbangan China dan Malaysia melalui integrasi pembayaran digital serta distribusi tiket pesawat.
Kemitraan tersebut memanfaatkan momentum kebijakan bebas visa timbal balik serta program Visit Malaysia 2026. Langkah ini juga dirancang untuk mempermudah wisatawan asal China dalam memesan penerbangan ke Malaysia dan kawasan ASEAN.
Saat ini Batik Air mengoperasikan rute penerbangan langsung dari Kuala Lumpur menuju lebih dari 10 destinasi di China, seperti Shanghai dan Guangzhou. Integrasi bersama YeePay akan memperluas saluran distribusi serta sistem pembayaran digital maskapai di pasar China.
Sektor pariwisata Malaysia mencatat pertumbuhan signifikan dari pasar China. Pada semester pertama 2025, kunjungan wisatawan China ke Malaysia menembus angka 2,17 juta orang atau naik 35,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Pada paruh pertama tahun 2025 saja, Malaysia menyambut lebih dari 2,17 juta pengunjung dari China, yang mewakili peningkatan sebesar 35,6% dibanding tahun sebelumnya. Dengan Visit Malaysia 2026 yang akan datang dan konektivitas bilateral yang lebih kuat melalui pengaturan bebas visa mutual, kami melihat peluang luar biasa untuk membuat perjalanan menjadi lebih mudah diakses dan lancar bagi wisatawan China," kata Datuk Chandran Rama Muthy, Chief Executive Officer Batik Air.
Inisiatif ini diharapkan mampu mempermudah proses pemesanan tiket penerbangan sekaligus memperkuat ekosistem perjalanan udara di kawasan regional.
"Kemitraan dengan YeePay ini mencerminkan visi bersama kami untuk membangun ekosistem perjalanan yang lebih cerdas yang mengabungkan konektivitas, kenyamanan, dan layanan digital yang terpercaya. Dengan memudahkan wisatawan China mengakses Batik Air melalui saluran pemesanan dan metode pembayaran yang familiar, kami menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih lancar sekaligus memperkuat kehadiran kami di pasar China," kata Datuk Chandran Rama Muthy, Chief Executive Officer Batik Air.
Sektor penerbangan dinilai memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata berkelanjutan, terutama melalui dukungan perjanjian ekonomi regional seperti Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
"Seiring terus meningkatnya permintaan perjalanan regional, Batik Air akan terus berinvestasi dalam kemitraan yang meningkatkan perjalanan pelanggan, memperluas akses pasar, dan memperkuat posisi kami sebagai maskapai penerbangan terkemuka yang menghubungkan China dengan Malaysia dan wilayah ASEAN yang lebih luas," kata Datuk Chandran Rama Muthy, Chief Executive Officer Batik Air.
Pihak YeePay menyatakan kolaborasi ini merupakan pencapaian penting dalam ekspansi layanan penerbangan global perusahaan yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri pembayaran penerbangan.
"Kerja sama strategis antara YeePay dan Batik Air ini menandai tonggak penting dalam layanan maskapai global YeePay. Didukung oleh pengalaman lebih dari 20 tahun dalam pembayaran penerbangan dan perjalanan, YeePay akan terus meningkatkan solusi perjalanan digital penuh skenario, multi-mata uang, dan multi-negara," kata Yu Chen, Co-Founder YeePay.
Integrasi teknologi pembayaran ini ditujukan untuk membuka potensi pariwisata regional yang lebih terbuka antara China dan Asia Tenggara.
"Kami berharap dapat bekerja sama dengan lebih banyak maskapai penerbangan luar negeri seiring mereka memperdalam kehadiran mereka di pasar China. Melalui teknologi pembayaran, kami bertujuan untuk mendukung konektivitas perjalanan yang lebih kuat antara China dan Malaysia, serta antara China dan Asia Tenggara, membantu membuka potensi pariwisata regional dan membangun ekosistem penerbangan yang lebih terbuka dan saling menguntungkan," kata Yu Chen, Co-Founder YeePay.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow