Bernardo Tavares Minta Dukungan Tanpa Tekanan Berlebihan untuk Persebaya di Super League
Persebaya Surabaya akan memulai perjuangan di Super League 2026/2027 dengan pelatih baru Bernardo Tavares. Pertandingan pertama mereka akan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026, melawan Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, seperti dilansir dari Detik Sport.
Persebaya datang ke kompetisi ini dengan modal kuat setelah menjuarai turnamen pramusim Piala Presiden. Namun, tim ini sudah 22 tahun tidak menjuarai kompetisi nasional sejak terakhir kali meraih gelar Liga Indonesia pada 2004.
Bernardo Tavares menyadari besarnya harapan dari pendukung seperti Bonek dan Bonita kepada timnya.
"Banyak (Bonek dan Bonita) bertemu saya berkata, juara coach, kita harus menang, kita wajib juara. Oke, pemain ingin memenangkan pertandingan berikutnya, dan itulah yang harus menjadi target tim," ujar Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal ini menegaskan bahwa situasi di Super League berbeda dengan Piala Presiden yang baru saja dimenangkan Persebaya, dan meminta agar tekanan berlebihan tidak diberikan.
"Kita menjuarai Piala Presiden, semua orang senang, dan itu turnamen yang bagus. Persebaya belum pernah menjuarainya sebelum ini. Tapi sekarang (BRI Super League) situasinya berbeda," kata Bernardo Tavares.
Dia menambahkan, "Persebaya 22 tahun tidak menjuarai kompetisi, jadi tolong jangan beri tekanan berlebih. Target saya sebagai pelatih adalah menyiapkan tim (terbaik) untuk (satu) pertandingan (ke) berikutnya, itu saja."
Bernardo juga meminta pendukung untuk terus memberikan dukungan terutama saat tim tampil kurang maksimal.
"Jika ingin membantu, berikan dukungan terutama saat pemain tampil kurang maksimal di lapangan. Bonek dan Bonita harus terus bernyanyi memberi semangat ketika tim mengalami kekalahan," tutup Bernardo Tavares.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow