Bhutan Raih Predikat Negara Paling Tenang di Dunia Versi Go2Africa
Gelar negara paling tenang di dunia resmi disandang oleh Bhutan berdasarkan hasil riset Noise-Free Nations Index. Dikutip dari Detik Travel, pemeringkatan yang dirilis oleh Go2Africa pada 2026 tersebut menempatkan kawasan pegunungan ini di posisi teratas dengan raihan Quiet Score sebesar 89,44.
Metode penilaian indeks ini mengevaluasi tujuh kriteria utama pada suatu wilayah. Indikator tersebut mencakup tingkat kepadatan penduduk, intensitas kunjungan wisatawan, luas area pedesaan, cakupan kawasan konservasi, hingga tingkat kepadatan armada kendaraan bermotor, bandara, dan jalur kereta api.
Ketenangan yang ditawarkan Bhutan berakar pada bentang alamnya yang didominasi pegunungan, hutan, serta lembah luas yang bebas dari hiruk-pikuk perkotaan. Wilayah ini didukung oleh populasi yang relatif sedikit, yakni sekitar 797 ribu jiwa pada 2025 dengan tingkat kepadatan penduduk hanya 20 orang per kilometer persegi.
Infrastruktur transportasi turut membentuk kedamaian di negara tersebut. Bhutan tidak menyediakan jaringan kereta api dan hanya mengandalkan Bandara Paro sebagai akses udara internasional, sehingga pergerakan moda transportasi darat maupun udara tetap terkendali.
Sektor pariwisata setempat juga menerapkan kebijakan pembatasan lewat skema Sustainable Development Fee (SDF) senilai USD 100 per orang per malam. Kebijakan ini berfokus pada kualitas kunjungan serta kelestarian lingkungan ketimbang mengejar angka kunjungan massal.
Peringkat kedua dan ketiga dalam daftar ini ditempati oleh dua negara dari benua Afrika, yaitu Namibia dan Botswana.
Namibia memperoleh Quiet Score sebesar 86,69 berkat bentang alamnya yang lapang. Negara seluas 825 ribu kilometer persegi ini dihuni sekitar 3,09 juta jiwa, sehingga kepadatan penduduknya berada di angka 3,8 orang per kilometer persegi. Karakter geografisnya banyak didominasi lanskap kering seperti Gurun Namib dan Skeleton Coast.
Sementara itu, Botswana berada di urutan ketiga dengan skor 80,86. Memiliki populasi 2,56 juta jiwa di atas area seluas 581 ribu kilometer persegi, kepadatan negaranya tercatat sebesar 4,1 orang per kilometer persegi. Pemerintah Botswana mengalokasikan sekitar 42 persen wilayahnya sebagai kawasan konservasi dan menerapkan strategi safari low-volume, high-value.
Posisi lima besar dilengkapi oleh Zambia di urutan keempat dengan skor 80,64 dan Gabon di posisi kelima lewat skor 80,61. Lebih dari 85 persen area Gabon dilapisi hutan hujan tropis yang masih terisolasi dari kawasan industri.
Secara umum, benua Afrika mendominasi deretan 25 besar berkat rendahnya kepadatan penduduk serta terbatasnya jalur transportasi. Di luar Afrika, Selandia Baru menempati posisi ke-17 dan Australia berada di peringkat ke-20.
Negara-negara Eropa tidak ada yang menembus posisi 25 besar. Estonia menjadi wakil Eropa tertinggi di peringkat ke-34, diikuti Finlandia di posisi ke-39 dan Swedia pada peringkat ke-40. Adapun Amerika Serikat berada di urutan ke-92.
| Peringkat | Negara | Quiet Score |
|---|---|---|
| 1 | Bhutan | 89,44 |
| 2 | Namibia | 86,69 |
| 3 | Botswana | 80,86 |
| 4 | Zambia | 80,64 |
| 5 | Gabon | 80,61 |
| 6 | Venezuela | 80,20 |
| 7 | Chad | 79,82 |
| 8 | Republik Afrika Tengah | 78,18 |
| 9 | Mongolia | 75,53 |
| 10 | Bolivia | 75,40 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow