BMKG Catat Empat Gempa Beruntun Guncang Sumbawa dan Dompu Pagi Ini
Empat aktivitas gempa bumi tektonik beruntun mengguncang wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat hingga wilayah sekitar Nusa Tenggara Timur pada Selasa 26 Mei 2026 dini hari tadi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengonfirmasi bahwa rentetan getaran tersebut memiliki kekuatan bervariasi dengan kedalaman pusat gempa yang berbeda-beda.
Rentetan aktivitas seismik ini terjadi dalam kurun waktu kurang dari tiga puluh menit. Peristiwa tersebut mengejutkan sebagian warga di daerah yang baru saja gempa, terutama karena intensitas guncangan terjadi secara berdekatan pada waktu istirahat warga.
Berdasarkan data resmi stasiun geofisika BMKG, rangkaian getaran tektonik ini dimulai dengan kekuatan terbesar di wilayah Barat Daya Kodi, Sumbawa Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Lindu berkekuatan Magnitudo 2.8 tersebut terjadi tepat pada pukul 04:01:41 WIB dengan kedalaman mencapai 60 kilometer di bawah permukaan laut.
Hanya berselang beberapa menit kemudian, aktivitas tektonik bergeser ke arah barat menuju wilayah Dompu, Nusa Tenggara Barat. Guncangan berikutnya ini tercatat oleh sistem monitoring real-time pada pukul 03:59:35 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1.9 dan berpusat di kedalaman 81 kilometer.
Masyarakat setempat sempat mempertanyakan kondisi tersebut melalui media sosial demi mencari info gempa bmkg terbaru hari ini. Pertanyaan warga seperti "gempa barusan di mana?" sempat ramai di saluran komunikasi digital sesaat setelah getaran kedua dirasakan oleh sebagian masyarakat yang berada di pesisir pantai.
Detail Parameter Seismik BMKG
Dua guncangan susulan berikutnya kembali terjadi dan berpusat di kawasan Timur Laut Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Gempa ketiga berkekuatan Magnitudo 1.6 muncul pada pukul 04:20:49 WIB, lalu disusul oleh getaran keempat bermagnitudo 1.7 pada pukul 04:22:43 WIB.
Pihak berwenang mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat disarankan untuk memahami cara cek pusat gempa bumi secara mandiri melalui kanal resmi milik pemerintah guna mendapatkan info bmkg terkini yang valid dan akurat.
Sistem aplikasi monitoring infogempaterkini milik BMKG merangkum seluruh parameter teknis dari keempat peristiwa seismik yang terjadi di wilayah sepanjang kepulauan Nusa Tenggara tersebut ke dalam data berikut:
Untuk memudahkan pemetaan, berikut adalah rincian data teknis dari rentetan gempa bumi terbaru yang terjadi pada dini hari tadi:
| Waktu Kejadian (WIB) | Kekuatan (Magnitudo) | Koordinat Lokasi | Pusat Posisi Geografis | Kedalaman Selubung |
|---|---|---|---|---|
| 03:59:35 | 1.9 | 9.03 LS - 118.63 BT | 58 km Selatan Dompu-NTB | 81 km |
| 04:01:41 | 2.8 | 10.97 LS - 117.66 BT | 210 km Barat Daya Kodi-Sumbabaratdaya-NTT | 60 km |
| 04:20:49 | 1.6 | 8.20 LS - 117.69 BT | 44 km Timur Laut Sumbawa-NTB | 13 km |
| 04:22:43 | 1.7 | 8.14 LS - 117.87 BT | 64 km Timur Laut Sumbawa-NTB | 13 km |
Langkah Pemeriksaan Bangunan Pascagempa
Meskipun kekuatan magnitudo rentetan gempa hari ini tergolong kecil hingga sedang, pemeriksaan fisik terhadap struktur bangunan tempat tinggal tetap direkomendasikan. Struktur beton dan dinding rumah perlu diperiksa secara berkala guna mengantisipasi akumulasi kerusakan akibat getaran berulang.
Terdapat beberapa tanda bangunan aman setelah gempa yang bisa diidentifikasi langsung oleh pemilik rumah. Komponen utama seperti tiang penyangga, balok pengikat, dan dinding struktural harus dipastikan bebas dari retakan tembus yang dapat mengurangi kekuatan struktur bangunan secara keseluruhan.
Hingga saat ini, stasiun geofisika BMKG terus melakukan pemantauan ketat terhadap aktivitas lempeng tektonik di sekitar wilayah kepulauan Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur untuk mengantisipasi adanya potensi guncangan susulan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow