BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah 27 Juli 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang yang akan melanda beberapa wilayah di Indonesia pada Senin, 27 Juli 2026, meskipun sebagian besar wilayah sudah memasuki musim kemarau.
BMKG menjelaskan bahwa musim kemarau tidak selalu berarti cuaca kering karena dinamika atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation dan Gelombang Kelvin masih aktif, sehingga memungkinkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Curah hujan tertinggi pada pertengahan Juli tercatat di Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan 75,0 mm per hari, disusul Kota Padang 55,5 mm, Kota Singkawang 44,0 mm, dan Kota Medan 21,0 mm, menurut BMKG.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat pada 27 Juli 2026 meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Papua Pegunungan. Sementara wilayah yang diprediksi mengalami angin kencang termasuk Banten, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.
BMKG juga memperkirakan potensi hujan lebat dan angin kencang tersebut masih akan berlanjut pada Selasa, 28 Juli 2026, di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Timur, dan Papua Tengah.
Prakirawan BMKG, Miftah, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan petir dan hujan ringan di beberapa kota besar pada Minggu, 26 Juli 2026, seperti Tanjung Selor, Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, dan Jambi.
"Untuk bagian barat Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan petir di Tanjung Selor, kemudian hujan ringan di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, dan Jambi," ujar Miftah.
Sebagian besar kota di wilayah barat Indonesia diperkirakan mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal, seperti Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung, seluruh Pulau Jawa, Pontianak, Palangkaraya, dan Samarinda.
Miftah menambahkan bahwa udara kabur berpotensi terjadi di wilayah Banjarmasin.
Untuk wilayah timur Indonesia, potensi hujan ringan tercatat di Denpasar, Mataram, Mamuju, Palu, Manado, dan Jayawijaya. Sementara wilayah lain seperti Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Merauke diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan bencana, dan terus memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui aplikasi dan media sosial resmi BMKG.
Selain itu, BMKG mengingatkan pentingnya membersihkan saluran air dan menghindari berteduh di bawah pohon selama hujan disertai angin kencang. Pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga memperkuat sistem peringatan dini untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow