Borneo FC Incar Kemenangan Pertama Kontra Persijap Jepara

Smallest Font
Largest Font

Borneo FC Samarinda menargetkan kemenangan pertama pada pekan kedua Super League 2026/2027 saat menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (12/9/2026) malam. Kedua tim memburu poin perdana setelah sama-sama mengalami kekalahan pada laga pembuka kompetisi.

Hasil minus didapat kedua tim pada pekan pertama. Persijap Jepara menyerah 0-2 di tangan Madura United saat berlaga di Bangkalan, sedangkan Borneo FC menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persija Jakarta.

Secara rekor pertemuan, Borneo FC memegang keunggulan dengan meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam tiga laga terakhir melawan Persijap. Pertemuan paling gres pada 17 Mei 2026 berakhir imbang 0-0 di Jepara. Sebelum itu, Pesut Etam menang 3-1 pada 24 Agustus 2025 dan unggul 2-1 dalam laga uji coba pada 18 Juni 2023.

Meskipun demikian, Persijap memiliki rekor kandang yang impresif di Stadion Gelora Bumi Kartini. Tuan rumah tidak terkalahkan dalam enam pertandingan kandang terakhir pada putaran kedua musim 2025/2026, yang mencakup lima kemenangan dan satu hasil imbang.

Menghadapi tantangan tersebut, pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo memfokuskan latihan pada perbaikan efisiensi penyelesaian akhir setelah timnya gagal mengonversi banyak peluang saat kalah dari Persija.

"Penilaian terbesar adalah bahwa kami harus lebih efisien. Anda tahu, kami menciptakan jauh lebih banyak peluang, jauh lebih banyak kesempatan dibanding Persija. Ehm dan dalam kesempatan itu, kami harus memasukkan satu bola ke dalam gawang. Menurut saya itu sangat jelas," ujar pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo.

Jeronimo juga mengapresiasi kinerja pertahanan timnya yang mampu meredam sebagian besar gempuran lawan pada pertandingan pembuka tersebut.

"Secara defensif, kami bermain sangat baik. Sayangnya, mereka punya, semacam, satu kesempatan dan mecegah dengan sangat bagus dari pemain nomor 9 Persija, yang juga pemain bagus, tapi kami bisa mengendalikan hampir seluruh serangan mereka," jelas Jeronimo.

Perubahan besar melingkupi skuad Pesut Etam musim ini setelah melepas banyak pemain pilar seperti Kei Hirose, Mariano Peralta, dan Nadeo Argawinata. Hanya Komang Teguh Trisnanda dan Juan Villa yang tersisa dari skuad utama musim lalu.

"Sangat sederhana, kami berada di awal musim. Kami baru mengambil langkah-langkah pertama. Kami hanya perlu bekerja keras, tetap bersatu, dan terus mengembangkan diri untuk meningkatkan gaya bermain kami dan menjadi lebih efisien," kata Jeronimo.

Untuk pertandingan malam ini, Juan Villa dipercaya memimpin Borneo FC sebagai kapten tim dengan Didampingi Kadu di bawah mistar serta Rodrigo Varanda di lini depan. Sementara itu, Persijap menunjuk Tiri sebagai kapten untuk menggalang pertahanan bersama kiper Sendri Johansah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed