BP BUMN mendorong Pertamina perkuat pasokan BBM nasional

Smallest Font
Largest Font

BP BUMN dan PT Pertamina berkoordinasi untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui penguatan rantai pasok BBM dan keandalan distribusi ke seluruh wilayah Indonesia. Pertemuan Direksi Pertamina berlangsung pada Rabu 5 Agustus 2026 untuk membahas langkah strategis agar pasokan BBM aman dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, bertemu jajaran Direksi Pertamina guna menjaga keamanan pasokan, memastikan distribusi energi andal, serta menyiapkan pemenuhan kebutuhan energi nasional secara berkelanjutan.

"Ketahanan energi menjadi salah satu fondasi utama pembangunan nasional. Melalui jaringan distribusi yang menjangkau seluruh Indonesia, Pertamina terus memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat, industri, dan sektor strategis sebagai penopang aktivitas ekonomi serta mendukung target kemandirian energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto," kutip BP BUMN dari akun instagram @bumn_id, ujar Kamis (6/8/2026).

Koordinasi BP BUMN, Danantara Indonesia, dan Pertamina diarahkan untuk menjaga keandalan rantai pasok energi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memastikan akses energi yang aman, andal, dan berkelanjutan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menekankan pentingnya koordinasi, komunikasi, dan mitigasi risiko saat meninjau Fuel Terminal Ujung Berung di Bandung. Ia menyoroti perlunya respons cepat terhadap tantangan di lapangan agar operasional tetap aman, andal, dan berkelanjutan.

"Kalau ada persoalan serupa, mohon segera disampaikan kepada kami. Yang terpenting kita semua tetap waspada terhadap potensi masalah seperti itu. Mari kita bersama-sama mengambil langkah antisipasi sejak dini," ujar Oki Muraza.

Oki juga menyampaikan langkah untuk mengurangi ketergantungan pada impor melalui peningkatan kapasitas kilang, pengembangan biofuel, serta optimalisasi sumber daya dalam negeri. Program yang disebut meliputi pemanfaatan used cooking oil, pengembangan bioetanol berbasis produk samping pabrik gula, pembangunan fasilitas bioetanol baru, serta reaktivasi pabrik bioetanol di Lampung.

Pjs Region Manager Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Barat (JBB), Rifa Amrullah, menyatakan stok seluruh produk di Region JBB berada dalam kondisi aman, termasuk di Fuel Terminal Ujung Berung. Ia menyebut keandalan pola suplai dan distribusi menjadi faktor penting untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di wilayah JBB.

"Kami terus memastikan keandalan pola suplai dan distribusi agar kebutuhan energi masyarakat di wilayah JBB dapat terpenuhi dengan baik," ujar Rifa Amrullah.

Penguatan ketahanan energi juga mendapat perhatian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). BPK menetapkan ketahanan energi sebagai fokus pemeriksaan tematik nasional pada Semester II Tahun 2026 dan menyiapkan audit ekosistem dari hulu hingga hilir untuk menilai seluruh rantai nilai sektor energi secara menyeluruh.

"BPK tidak hanya ingin mengetahui apa yang terjadi, tetapi juga memahami akar permasalahan, risiko yang berkembang, serta perbaikan yang diperlukan agar sistem ketahanan energi bekerja lebih efektif," ujar Isma Yatun saat Rapat Koordinasi BPK.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed