Brevet Pajak C Resmi Dibuka untuk Perpajakan Internasional
Penguasaan materi Brevet A dan B dinilai belum cukup bagi praktisi perpajakan yang menangani perusahaan multinasional. Hal ini dilansir dari Detik Finance, mengingat materi pada tingkat tersebut masih berfokus pada ranah domestik. Kebutuhan industri terhadap penanganan kasus lintas negara, seperti transfer pricing dan pajak berganda, mendorong hadirnya pelatihan tingkat lanjutan.
Jenjang ini dirancang khusus untuk mengisi celah kompetensi tersebut. Piranha Smart Center bersama Education Visionary Lab menggelar program Brevet Pajak C untuk menjawab tantangan tersebut. Kurikulum pelatihan mencakup pemajakan penghasilan luar negeri, kredit pajak luar negeri, hingga mekanisme transfer pricing.
Pelaksanaan program Batch 26 ini digelar secara daring melalui Zoom. Pembelajaran dijadwalkan berlangsung dari Senin, 14 September 2026 hingga Selasa, 29 September 2026.
Sesi kelas diadakan setiap hari Senin dan Selasa pada pukul 18.30 hingga 20.30 WIB. Para peserta akan mengikuti total enam kali sesi tatap muka daring dan satu ujian teori.
Metode Belajar dan Sertifikasi Non-Akademik
Proses pembelajaran menggabungkan pemaparan konsep, latihan soal, studi kasus subjek dan objek pajak, serta diskusi interaktif. Metode ini disusun agar peserta dapat langsung mengaplikasikannya dalam dunia kerja.
Peserta yang memilih paket sertifikasi juga berpeluang memperoleh gelar non-akademik Certified Professional Tax Technician (CPTT). Program ini diperuntukkan bagi lulusan Brevet A dan B, staf keuangan, konsultan pajak, hingga pelaku bisnis ekspor-impor.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow