Cara Tepat Mencuci Pakaian Terkena Abu Vulkanik untuk Menghindari Kontaminasi
Abu vulkanik yang menempel di pakaian dapat berpotensi mengotori lingkungan rumah dan mengganggu kesehatan penghuninya jika tidak dibersihkan dengan benar. Untuk mencegah penyebaran debu berbahaya ini, disarankan agar pakaian yang terkena abu vulkanik segera dilepas di area khusus saat kembali dari luar ruangan. Area tersebut difungsikan sebagai tempat untuk membersihkan pakaian dengan menyikat atau mengibaskan abu agar tidak terbawa masuk ke dalam rumah.
Setelah abu pada pakaian dilepaskan, bilas kain tersebut dengan air mengalir sebelum dicuci.
Pakaian selanjutnya direndam dalam air dengan jumlah banyak dan menggunakan detergen dalam takaran lebih agar kotoran mudah larut dan pakaian lebih bersih. Penggunaan air secara melimpah juga memberikan ruang bagi pakaian untuk bergerak bebas saat dicuci.
Menurut Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), dokter paru dari RSUP Persahabatan, abu yang menempel harus dilarutkan dengan air untuk menghilangkan residu debu vulkanik. Setelah dicuci, ia menyarankan agar pakaian dijemur di dalam ruangan, bukan di luar, guna mencegah abu kembali menempel.
"Memang kalau sudah menempel di baju atau di bahan-bahan, misalnya di mobil, memang harus dicuci lagi, harus dikenai air. Kemudian dikeringkan di dalam ruangan, indoor, ya," ujar dr Agus kepada detikcom. Langkah-langkah ini penting untuk diterapkan agar abu vulkanik tidak menyebar ke dalam rumah dan membahayakan kesehatan penghuninya. Dengan cara membersihkan pakaian yang tepat, risiko paparan debu vulkanik dapat diminimalisir secara efektif.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow