Mantan Kapten Barcelona Carles Puyol Kenang Warisan Budaya La Pobla de Segur

Smallest Font
Largest Font

Mantan kapten FC Barcelona dan juara dunia Carles Puyol mengenang didikan masa kecil serta nilai kerja keras dari mendiang ayahnya, Josep, di tanah kelahirannya, La Pobla de Segur, wilayah Pyrenees, Catalan. Dilansir dari media El Espanol pada Minggu, 19 Juli 2026, Puyol menceritakan pesan mendalam dari sang ayah yang menjadi kontrak moral sepanjang karier sepak bolanya yang penuh kesuksesan. Desa masa kecil Puyol tersebut berlokasi di pertemuan sungai Noguera Pallaresa dan Flamisell, wilayah Pallars Jussà, yang menggabungkan warisan sejarah, arsitektur modernis, dan pemandangan alam ekstrem.

La Pobla de Segur terkenal dengan tradisi raiers atau transportasi kayu sungai kuno yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO bersama lima negara Eropa lainnya.

Dalam sebuah wawancara dengan harian Ara, Puyol mengungkapkan peran besar sang ayah dalam membentuk karakter kepemimpinannya yang tangguh dan penuh pengorbanan. "Mi padre fue una persona muy importante para mi", kata Puyol.

Puyol menambahkan bahwa dirinya tumbuh dalam keluarga yang sederhana, namun sang ayah selalu bekerja keras agar anak-anaknya tidak kekurangan suatu apa pun. "Yo no se si sirves o no para jugar al futbol, pero lo unico que te puedo aconsejar, porque de futbol no entiendo, es que lo des todo hasta el ultimo dia", tutur Puyol mengenakan nasihat ayahnya saat ia pertama kali direkrut oleh Barcelona.

Nasihat tersebut disertai peringatan tegas yang menekankan bahwa pintu rumah selalu terbuka jika ia gagal karena tidak mampu, tetapi tidak jika ia gagal karena malas. "Si luego vuelves a casa porque no sirves, aqui tienes las puertas abiertas. Pero si vuelves porque no lo has dado todo, mejor no vengas aqui y busca otro sitio", ucap Puyol mengulang perkataan ayahnya. Komitmen moral tersebut membuat pria berusia 48 tahun ini dikenal sebagai sosok pekerja keras yang tetap berlatih secara mandiri bahkan saat pemain lain mendapatkan hari libur.

"Segui su ultimo consejo hasta el final. Estuve 10 años en el Barcelona que cuando daban fiesta al equipo, yo iba a entrenarme solo. Yo era feliz. Intentaba mejorar, tenia un objetivo, no queria perderlo y no queria desviarlo", ujar Puyol.

Karakter kuat masyarakat lokal La Pobla de Segur juga terdokumentasikan di Museum Raiers, yang menghormati profesi berisiko tinggi para pengangkut kayu masa lalu. Selain warisan budaya UNESCO, wilayah ini memiliki daya tarik wisata seperti ngarai Congost de Collegats, formasi batuan Argenteria yang menginspirasi Antoni Gaudi, kuliner tradisional Girella, serta pabrik minuman herbal Portet yang berusia lebih dari 140 tahun.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed