CDC AS Terbitkan Peringatan Perjalanan Virus Zika di Bali
Pemerintah Amerika Serikat melalui Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengeluarkan Peringatan Kesehatan Perjalanan Level 2 terkait penyebaran virus Zika di Bali pada 7 Agustus 2026. Langkah ini diambil usai terdeteksinya peningkatan infeksi pada sejumlah wisatawan yang baru kembali dari pulau tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Health.
Penularan virus Zika dapat terjadi melalui gigitan nyamuk, hubungan seksual, serta dari ibu hamil ke janin yang dikandungnya. Infeksi pada masa kehamilan berisiko tinggi menyebabkan cacat lahir pada bayi.
CDC menyarankan agar seluruh wisatawan yang hendak mengunjungi Bali menerapkan tindakan pencegahan gigitan nyamuk dan penularan seksual secara ketat, baik saat berada di lokasi maupun setelah memungasi perjalanan.
Ibu hamil diimbau untuk menunda rencana kunjungan ke Bali. Apabila perjalanan terpaksa dilakukan, penerapan protokol pencegahan infeksi wajib dilaksanakan secara menyeluruh.
Bagi warga yang merencanakan kehamilan, CDC merekomendasikan untuk menunda proses konsepsi setelah kembali dari Bali sesuai jangka waktu panduan demi menghindari penularan seksual.
Wisatawan yang mengalami gejala seperti demam, ruam kulit, sakit kepala, nyeri sendi atau otot, hingga mata merah diminta segera berkonsultasi dengan fasilitas kesehatan. Walau mayoritas infeksi tergolong ringan, tanda-tanda tersebut berpotensi mengindikasikan penyakit lain yang lebih serius.
Para pelancong juga disarankan melengkapi diri dengan asuransi perjalanan mencakup proteksi kesehatan dan evakuasi medis untuk mengantisipasi potensi cedera, sakit, atau keterlambatan selama perjalanan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow