Kemenkes Pastikan Bali Bebas Kasus Virus Zika

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Kesehatan menegaskan Provinsi Bali terbebas dari penularan virus Zika meski Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat merilis Travel Health Notice Level 2 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Andi Saguni, memaparkan bahwa pemantauan melalui sistem surveilans sentinel arbovirosis serta Penyakit Infeksi Emerging (PIE) di 21 rumah sakit Bali belum menemukan indikasi keberadaan virus tersebut. Kemenkes juga melakukan langkah cepat dalam menanggapi peringatan perjalanan yang diterbitkan otoritas luar negeri tersebut.

"Saat berita buletin ECDC dinaikkan lagi oleh CDC Amerika Serikat, langsung ditindaklanjuti melalui pertemuan dengan CDC Indonesia dan CDC Amerika Serikat," ujar Andi Saguni, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes.

Pemerintah Indonesia mencatat isu infeksi virus Zika pada pelancong asing bermula dari buletin ECDC periode 11-17 April 2026 yang menyebut laporan dari wisatawan Prancis dan Jerman tanpa menyertakan lokasi spesifik di Bali. "Sampai saat ini pun tidak ada notifikasi IHR terkait Zika dari negara-negara tersebut," tambah Andi Saguni, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes.

CDC Amerika Serikat tetap mengimbau para wisatawan yang berkunjung ke Bali untuk mewaspadai gigitan nyamuk Aedes karena infeksi virus Zika dapat berisiko fatal bagi ibu hamil serta berpotensi memicu komplikasi saraf.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed