Cerundolo Singkirkan Jannik Sinner dari Prancis Terbuka 2026

Smallest Font
Largest Font

Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner secara mengejutkan tersingkir dari turnamen Prancis Terbuka 2026 setelah dikalahkan oleh wakil Argentina Juan Manuel Cerundolo pada pertandingan putaran kedua di Paris, Kamis, 28 Mei 2026.

Sinner yang sempat unggul dalam dua set pertama akhirnya harus menyerah dari Cerundolo melalui pertandingan lima set dengan skor akhir 3-6, 2-6, 7-5, 6-1, 6-1.

Kekalahan ini diwarnai oleh momen kontroversial ketika Sinner yang sedang memimpin 5-1 di set ketiga tiba-tiba kehilangan 15 poin beruntun akibat mengalami masalah pada punggungnya dan meminta medical timeout yang memicu perdebatan.

Sebelum mengalami gangguan fisik dalam cuaca panas Roland Garros yang mencapai 27 hingga 32 derajat Celsius, petenis Italia tersebut sempat menyatakan kesiapannya menghadapi kondisi suhu udara di Paris.

"I'm happy to play night. I'm happy to play day, whenever they put me," ujar Jannik Sinner, pemain tenis nomor satu dunia.

Sinner menilai bahwa dirinya telah melakukan persiapan dengan sangat baik dan sempat menguji ketahanan fisiknya terhadap cuaca panas saat bertanding di turnamen Indian Wells sebelumnya.

"I think I handled the heat very well in Indian Wells, was very hot this year, so I didn't have issues there. We prepared in a good way. Of course here, different heat, but the humidity is not as tough as maybe in Australia or US," kata Jannik Sinner, pemain tenis nomor satu dunia.

Keputusan wasit yang mengizinkan Sinner mengambil jeda medis karena dugaan dehidrasi mendapat kritik keras dari analis pertandingan karena aturan melarang timeout untuk pemain yang mengalami kram.

"That’s not fair. That’s not right," tutur Jim Courier, analis TNT.

Courier menegaskan bahwa regulasi pertandingan harus ditegakkan secara adil kepada seluruh pemain tanpa memandang status kebintangan mereka di atas lapangan.

"We love the top players, they drive the sport, but you’ve gotta apply the rules fairly. The rules are being bent for the top players," ucap Jim Courier, analis TNT.

Situasi medis ini serupa dengan momen di Italia Terbuka 2026 saat Sinner mengalahkan Daniil Medvedev yang kemudian memprotes pemberian timeout tersebut dan mendesak adanya perubahan regulasi resmi.

"Allow medical treatment for help," kata Daniil Medvedev, pemain tenis profesional.

Medvedev berpendapat bahwa penanganan medis dari fisioterapi selama tiga menit seharusnya diizinkan secara resmi ketika seorang pemain mengalami kram di tengah pertandingan.

"Sorry. Allow medical, meaning physio, three minutes, when you have cramps," ujar Daniil Medvedev, pemain tenis profesional.

Sementara itu pada nomor tunggal putri, Aryna Sabalenka bersiap menghadapi wakil tuan rumah Elsa Jacquemot di lapangan Philippe Chatrier setelah sempat mengeluhkan perubahan suhu udara yang drastis.

"I'd say that it was a bit warm," kelakar Aryna Sabalenka, pemain tenis nomor satu putri.

Sabalenka menambahkan bahwa cuaca di Paris saat pertama kali ia tiba terasa sangat dingin sebelum akhirnya berubah menjadi sangat panas menjelang pertandingan putaran kedua.

"Especially compared to the first days when I first got here, it was... freezing. Now it's boiling hot and balls are flying, everything is much faster. But physically I feel strong, so I feel like it can benefit me," kata Aryna Sabalenka, pemain tenis nomor satu putri.

Pada pertandingan lain di hari kelima, juara bertahan Coco Gauff dijadwalkan menghadapi petenis kualifikasi asal Mesir Mayar Sherif di Lapangan Suzanne Lenglen, sementara Naomi Osaka akan menantang Donna Vekic di Lapangan Simonne Mathieu.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed