Juan Manuel Cerundolo Singkirkan Jannik Sinner dari Prancis Terbuka 2026
Petenis tunggal putra nomor satu dunia, Jannik Sinner, secara mengejutkan tersingkir dari turnamen Prancis Terbuka 2026 setelah menderita kekalahan dari wakil Argentina, Juan Manuel Cerundolo, pada pertandingan putaran kedua di Paris yang berlangsung Kamis, 28 Mei 2026.
Dilansir dari gazzetta.it, petenis asal Italia tersebut sempat mendominasi laga dengan memenangi dua set pertama sebelum akhirnya kolaps akibat cuaca panas ekstrem mencapai 32 derajat Celsius dan menyerah dalam duel lima set dengan skor akhir 3-6, 2-6, 7-5, 6-1, 6-1.
Sinner yang memimpin jauh 5-1 pada set ketiga tiba-tiba mengalami penurunan kondisi fisik secara drastis, mengeluhkan mual serta kram, hingga terpaksa meminta jeda medis untuk meninggalkan lapangan guna mendapatkan perawatan.
Kondisi fisik Sinner tidak kunjung membaik setelah kembali ke lapangan, yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Cerundolo untuk merebut 15 poin beruntun dan membalikkan keadaan hingga memenangi pertandingan dalam waktu 3 jam 36 menit.
"Devo vomitare" kata Jannik Sinner kepada fisioterapis saat mengeluhkan kondisi tubuhnya di pinggir lapangan sebelum memutuskan masuk ke ruang ganti.
Pelatih Sinner, Simone Vagnozzi, sempat memberikan instruksi dari pinggir lapangan agar anak asuhnya melepaskan set keempat demi menjaga peluang di set penentu.
"Inizia a pensare positivo" ujar Simone Vagnozzi memberikan motivasi kepada Sinner di tengah pergantian gim.
Kekalahan tragis ini menggagalkan ambisi besar Sinner untuk melengkapi koleksi gelar Grand Slam miliknya setelah mencatatkan rekor impresif 30 kemenangan beruntun dan lima gelar berturut-turut pada musim ini.
"It's tough for him, he was leading the match and I couldn't win more than three games in a set" kata Juan Manuel Cerundolo dalam wawancara di atas lapangan selepas pertandingan.
Cerundolo juga mengakui ada faktor keberuntungan yang menaunginya setelah melihat sang lawan mengalami masalah kebugaran yang serius di tengah lapangan.
"I was a little bit lucky and I feel sorry for him, he was serving to win the match" ujar Juan Manuel Cerundolo menambahkan.
Petenis peringkat 56 dunia tersebut merasa prihatin atas apa yang menimpa Sinner dan berharap sang rival bisa segera pulih dari cedera kram yang dideritanya.
"Then I don't know what happened, I think he was cramping" tutur Juan Manuel Cerundolo.
Kemenangan besar atas petenis nomor satu dunia ini sekaligus mengantarkan Cerundolo menembus babak ketiga turnamen Grand Slam untuk pertama kalinya sepanjang karier profesionalnya.
"Of course I feel sorry for him and I hope he recovers" ucap Juan Manuel Cerundolo.
Petenis Argentina tersebut mengaku sangat gembira karena lapangan tanah liat merupakan permukaan favoritnya dan ia bertekad menjaga performa terbaik di babak berikutnya.
"I'm super happy, I will try to keep playing my best" kata Juan Manuel Cerundolo.
Kondisi cuaca panas di Paris memang menjadi momok bagi para pemain, di mana suhu udara yang sangat tinggi memicu peringatan dehidrasi bagi para atlet yang bertanding di siang hari.
"I like to play this tournament because clay is my best surface and I hope to be ready for the next match" kata Juan Manuel Cerundolo mengakhiri sesi wawancara.
Mantan petenis profesional, Jim Courier, sempat melayangkan kritik tajam terhadap keputusan wasit yang mengizinkan Sinner pergi ke toilet di tengah pertandingan set ketiga karena dinilai melanggar batas kewajaran.
"Sono crampi, chiaramente" kata Jim Courier saat melakukan siaran langsung pertandingan.
Courier menegaskan bahwa pihak FFT dan umpire Aurelie Tourte harus memberikan penjelasan resmi karena aturan penanganan medis di lapangan tidak boleh dibedakan bagi pemain top.
"Le regole non sono le stesse per i Top" tutur Jim Courier.
Ia menganggap bahwa membawa pemain keluar lapangan untuk evaluasi medis di tengah situasi krusial mencederai aspek keadilan dalam olahraga tenis.
"Aurelie Tourte e la FFT dovranno fornire spiegazioni su quanto accaduto" ujar Jim Courier menambahkan.
Meskipun demikian, regulasi resmi turnamen sebenarnya tetap memperbolehkan seorang pemain menggunakan hak toilet break jika terindikasi mengalami kram parah atau serangan sengatan panas.
"Estrarre un... giocatore per essere valutato è al di là dei limiti dell'equità" ucap Jim Courier menegaskan pandangannya.
Di lapangan yang sama sebelum laga Sinner dimulai, pelatih Darren Cahill sempat menegaskan bahwa pihak tim tidak mempermasalahkan jadwal pertandingan di siang hari karena mereka sudah mengantisipasi sengatan matahari sejak babak pertama.
"Penso che, se stessimo cercando di evitare il sole, chiederemmo la partita di notte o la prima partita sul Lenglen" ujar Darren Cahill.
Cahill juga menyampaikan bahwa bagi tim kepelatihan Sinner, bermain di bawah terik matahari bukanlah sebuah kendala yang patut dijadikan alasan.
"No, lo sapevano dopo la nostra prima partita" kata Darren Cahill.
Menurut laporan diretta.it, pada pertandingan lain yang berlangsung di hari yang sama, petenis Italia Flavio Cobolli berhasil melaju ke babak 32 besar setelah menundukkan wakil China, Yibing Wu, dengan skor 6-4, 6-4, 6-4 dalam waktu 2 jam 12 menit.
"So, per noi, non aveva importanza e non è un problema" tutur Darren Cahill.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow