AD Ceuta Tundukkan Andorra Melalui Dua Gol Unik

Smallest Font
Largest Font

AD Ceuta memetik kemenangan tandang 0-2 atas Andorra dalam pertandingan pekan penentu Segunda Division di Nou Estadi Encamp pada Minggu (24/5/2026), setelah tim tuan rumah bermain dengan sepuluh orang sejak menit kesembilan akibat kartu merah langsung Petxarroman.

Kemenangan klub berjuluk Los Caballas ini diawali oleh gol bunuh diri tidak biasa dari bek Andorra, Marti Vila, pada menit ke-12 yang gagal diantisipasi kiper Nico Ratti, sebelum penyerang muda Bassinga menggandakan keunggulan tim tamu di babak kedua setelah melalui peninjauan VAR selama lima menit.

Pelatih AD Ceuta, Jose Juan Romero, menurunkan komposisi darurat yang melibatkan dua pemain tim pelapis, Arick dan Josema, menyusul krisis kelengkapan skuad akibat badai cedera serta akumulasi sanksi kartu yang melanda separuh kekuatan utama mereka.

Tuan rumah Andorra sebenarnya mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang lewat eksekusi bebas Dani Villahermosa serta tusukan Carrique, namun performa apik penjaga gawang Pedro Lopez sukses menjaga keunggulan tim tamu hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, Andorra mengganti penjaga gawang mereka dengan memasukkan Jesus Owono, tetapi tekanan balik Ceuta membuahkan hasil ketika umpan tarik matang berhasil diselesaikan dengan sepakan mendatar akurat oleh Bassinga untuk mengunci kemenangan.

Dilansir dari laporan pertandingan as.com, kubu Andorra melayangkan protes keras terhadap beberapa keputusan pengadil lapangan yang memimpin jalannya laga tersebut.

"Es sencilla. Se nos ha puesto muy de cara con la expulsión y el gol. Y a partir de ahí, con su estilo, por tener a toda la plantilla disponible… argumentos para generarnos alguna situación de peligro. Quizá podíamos haber tenido algo más de protagonismo en el primer tiempo y disfrutarlo mucho más. En el segundo tiempo sí que lo hicimos. Tuvimos varias opciones en los contraataques el hacerles mucho daño. Partido marcado por los primeros minutos con la expulsión y gol, pero de un enorme mérito porque veníamos con un 25% de la plantilla y tres jugadores de filial" kata Jose Juan Romero, Pelatih AD Ceuta.

Romero kemudian memberikan tanggapan mengenai reaksi tim lawan yang merasa dirugikan oleh kepemimpinan wasit sepanjang jalannya pertandingan.

"No sé qué decir. Para mí es expulsión. Creo que hay un penalti a favor del Ceuta que no ha pitado. Y no sé de dónde salen las lamentaciones arbitrales, ellos sabrán de lo que se quedan y dónde ha podido influir. La tarjeta roja creo que ha sido muy clara, al menos de nuestra perspectiva. Y no sé en qué otro aspecto. En el segundo gol no sé de dónde quejan. No sé de dónde sale el drama el arbitraje. He visto a un equipo que ha venido aquí, ha ganado 0-2, como otros partidos que han ganado ellos" ujar Jose Juan Romero, Pelatih AD Ceuta.

Melalui hasil pertandingan ini, kedua tim kini mengoleksi poin yang sama kuat yaitu 58 poin dan tertahan di papan tengah klasemen sementara Segunda Division.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed