Cinema XXI Meraup Pendapatan Rp2,6 Triliun pada Semester I 2026
PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) atau Cinema XXI mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,6 triliun pada semester I 2026. Capaian ini ditopang oleh lonjakan kinerja operasional pada kuartal II 2026 seiring bertambahnya jumlah penonton film di jaringan bioskop perseroan.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Sabtu (1/8/2026), total pendapatan tersebut terkoreksi 8,59 persen dibandingkan semester I 2025 yang mencapai Rp2,87 triliun. Penurunan pendapatan menekan laba bersih perseroan menjadi Rp173,05 miliar atau susut 40,02 persen secara tahunan, meskipun perseroan juga mencatat laba bersih Rp201 miliar dan EBITDA Rp708,2 miliar.
Pemulihan bisnis Cinema XXI terlihat pada kuartal II 2026 dengan pendapatan melonjak 40 persen menjadi Rp1,5 triliun dari Rp1,1 triliun pada kuartal I 2026. Peningkatan didorong lonjakan penonton dari 15,5 juta menjadi 21,9 juta orang, seiring penambahan layar dan hadirnya berbagai film baru.
Penjualan tiket bioskop menyumbang kontribusi terbesar mencapai Rp1,6 triliun atau 60,2 persen dari total pendapatan. Lini makanan dan minuman menyumbang Rp886,3 miliar atau 33,7 persen, sedangkan lini iklan, platform digital, dan acara berkontribusi Rp160,2 miliar atau 6,1 persen.
"Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat fundamental bisnis, mengoptimalkan berbagai potensi lini pendapatan (revenue stream), serta memperluas jangkauan layanan demi memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mitra, dan Perseroan secara berkelanjutan," ujar Suryo Suherman, Direktur Utama Cinema XXI.
Peningkatan penonton turut dipicu tren positif film nasional yang mendominasi lebih dari 65 persen total penonton di jaringan Cinema XXI. Sepanjang Januari–Juni 2026, terdapat 17 judul film yang berhasil melampaui capaian 1 juta penonton.
"Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap pilihan film yang semakin beragam. Capaian ini menunjukkan bahwa film nasional dan film internasional diapresiasi oleh penonton. Hal ini memotivasi Cinema XXI untuk terus menghadirkan pengalaman menonton terbaik melalui layanan yang prima, fasilitas yang nyaman, serta teknologi audiovisual berstandar internasional," kata Suryo Suherman, Direktur Utama Cinema XXI.
Corporate Secretary Cinema XXI Indah Tri Wahyuni mengonfirmasi bahwa momentum libur sekolah turut mendongkrak kinerja perseroan melalui variasi genre film yang menjangkau segmen penonton lebih luas. Melalui ekspansi selektif, Cinema XXI menambah dua lokasi baru di Ciplaz Cipanas XXI dan 23 Semarang XXI, sehingga kini mengoperasikan 269 bioskop dengan 1.395 layar di 55 kota dan 30 kabupaten.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow