Clearlake Capital Berpeluang Kuasai Penuh Chelsea Usai Opsi Jual Saham Boehly
Struktur kepemilikan Chelsea berpotensi mengalami perubahan besar dalam waktu dekat. Todd Boehly dan Mark Walter dilaporkan mempertimbangkan opsi untuk melepas kepemilikan saham mereka kepada Clearlake Capital. Langkah ini berpotensi memberikan kendali penuh atas operasional klub Stamford Bridge kepada perusahaan ekuitas swasta tersebut, seperti dilansir dari Bola.
Saat ini, kepemilikan saham Blueco Holdings milik kelompok Boehly berada di angka 38 persen. Sementara itu, Clearlake Capital menguasai porsi mayoritas sebesar 61,5 persen saham.
Kendati Clearlake memegang porsi saham terbesar, pengelolaan dan tata kelola operasional klub saat ini masih dibagi rata dengan pihak Boehly. Proses negosiasi pelepasan saham tersebut masih berjalan dan belum mencapai kesepakatan akhir.
Penjualan saham ini dipicu oleh dinamika internal dan ketegangan strategis yang berlangsung selama dua tahun terakhir. Perbedaan pandangan antara para pemegang saham mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kebijakan rekrutmen pemain, penunjukan manajer, hingga proyek pembangunan stadion baru. Di luar perselisihan internal klub, Mark Walter juga tengah menghadapi masalah hukum terkait investigasi pinjaman senilai $21 miliar oleh Departemen Kehakiman AS. Kondisi tersebut memicu aksi pelepasan sejumlah aset pribadi Walter guna melunasi kewajiban finansialnya.
Sebelum merencanakan pelepasan saham di Chelsea, Walter telah memproses penjualan kepemilikan sahamnya di Los Angeles Lakers senilai $12,5 miliar kepada Josh Kushner dan Bob Iger.
Valuasi Aset dan Penguasaan Clearlake Capital
Apabila transaksi berhasil dituntaskan, porsi saham Clearlake Capital diproyeksikan melonjak hingga melampaui 86 persen. Dominasi ini memberikan otoritas mutlak bagi Clearlake dalam setiap pengambilan keputusan strategis, termasuk pengembangan infrastruktur stadion. Dalam wacana penjualan ini, kelompok Boehly dan Walter memasang valuasi klub pada angka lebih dari £5 miliar atau setara Rp 101,5 triliun.
Dengan porsi kepemilikan masing-masing sekitar 12,8 persen, Boehly dan Walter berpotensi mengantongi sekitar £640 juta atau setara Rp 15,47 triliun. Konsorsium Boehly, Walter, dan Hansjörg Wyss sebelumnya mengambil alih Chelsea dari Roman Abramovich pada Mei 2022 dengan nilai £2,5 miliar atau sekitar $3,3 miliar. Akuisisi tersebut dilakukan usai Abramovich dijatuhi sanksi akibat dampak invasi Rusia ke Ukraina.
Sepanjang periode kepemilikan konsorsium ini sejak 2022, Chelsea tercatat telah membelanjakan dana lebih dari £2 miliar untuk mendatangkan pemain-pemain baru. Keputusan akhir mengenai negosiasi struktur baru kepemilikan klub saat ini masih menunggu kepastian dari seluruh pihak terkait.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow