Curaçao Tahan Imbang Ekuador Tanpa Gol di Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Curaçao sukses meraih poin pertama sepanjang sejarah mereka di Piala Dunia setelah menahan imbang Ekuador dengan skor 0-0 pada laga fase grup di Stadion Kansas City, Amerika Serikat, Minggu (21/6) pagi WIB.

Hasil kacamata ini diraih berkat penampilan gemilang penjaga gawang gaek Curaçao, Eloy Room, yang mementahkan total 15 tembakan tepat sasaran dari total 27 tembakan yang diluncurkan oleh para pemain Ekuador sepanjang pertandingan bergulir.

Dilansir dari Sporza, komentator Nicolas De Brabandere memuji performa penjaga gawang berusia 37 tahun yang saat ini membela Miami FC tersebut karena selalu sigap menghalau peluang emas lawan sejak menit-menit awal pertandingan.

"Dia memainkan pertandingan dalam hidupnya." ujar Nicolas De Brabandere, Komentator.

Penyelamatan Room dimulai sejak menit kedua saat ia menepis tendangan jarak dekat kapten Ekuador, Enner Valencia, dan berlanjut dengan menggagalkan peluang dari Gonzalo Plata, Kevin Rodriguez, hingga Nilson Angulo.

Perubahan taktik Curaçao menjadi formasi 5-4-1 setelah kekalahan telak 1-7 dari Jerman di laga pertama mendapat perhatian positif dari pengamat sepak bola NOS, Hedwiges Maduro, yang menilai pertahanan tim asuhan Dick Advocaat kini tampil jauh lebih kompak.

"Kansen aan beide kanten", "Ecuador heeft een paar grote kansen gehad, maar Curaçao ook een aantal mogelijkheden." kata Hedwiges Maduro, Analis NOS.

Meskipun Curaçao sempat memberikan ancaman lewat serangan balik yang dimotori oleh Leandro Bacuna dan Jürgen Locadia, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat tidak ada gol yang tercipta hingga wasit Ma Ning meniup peluit panjang.

"Redelijk. Het is compacter dan in de eerste wedstrijd tegen Duitsland. Ik denk dat het systeem ook wel werkt: 5-4-1, en geen 4-4-2. Nu is het gewoon compact houden." kata Hedwiges Maduro, Analis NOS.

Maduro juga menyoroti bagaimana Room berhasil menjaga asa timnya untuk tetap bersaing di turnamen ini lewat ketenangannya di bawah mistar gawang.

"Het had eigenlijk 1-0 moeten staan voor Ecuador. Eloy Room houdt je in leven, nu mag je nog steeds dromen." kata Hedwiges Maduro, Analis NOS.

Di sisi lain, penyerang sayap Ekuador, Gonzalo Plata, tampak menunjukkan frustrasi setelah tiga tembakannya gagal menembus gawang Curaçao meskipun ia memenangkan mayoritas duel individu di lini depan.

"Je kan jezelf op de kaart zetten. We hebben de keeper gezien van Kaapverdië (Vozinha, red.)... Ik zou bijna zeggen: kunnen we ook twintig miljoen volgers op Instagram krijgen voor Room?" kelakar Hedwiges Maduro, Analis NOS.

Dengan hasil imbang ini, baik Ekuador maupun Curaçao sama-sama mengemas satu poin di papan klasemen sementara Grup E Piala Dunia 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed