Daftar 14 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026, Fajar/Fikri Jadi Andalan

Smallest Font
Largest Font

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia resmi mengumumkan skuad tim nasional yang akan berlaga pada ajang Kejuaraan Dunia 2026. Sebanyak 14 wakil Indonesia dipastikan siap bertanding memperebutkan gelar juara dunia di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India. Komposisi ini mencakup atlet gabungan dari pemusatan latihan nasional Cipayung serta pemain profesional non-Pelatnas.

Pengumuman komposisi tim nasional ini menjadi sorotan utama mengingat bulutangkis Indonesia tengah berupaya keras mengakhiri periode puasa gelar di panggung kejuaraan dunia sejak edisi 2019. Skuad Merah Putih mengirimkan wakil terbaiknya pada lima nomor yang dipertandingkan, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Kehadiran tiga amunisi susulan dari jalur undangan mendadak turut melengkapi total kekuatan tim menjadi 14 pasangan/pemain.

Daftar Lengkap Skuad Merah Putih di Kejuaraan Dunia 2026

Di nomor tunggal putra, Indonesia mengandalkan dua nama utama untuk merebut takhta juara. Jonatan Christie bertindak sebagai wakil dari jalur independen, ditemani oleh pebulutangkis muda Pelatnas Alwi Farhan. Kedua pemain ini diharapkan mampu menembus babak-babak akhir mengingat persaingan ketat di sektor tunggal dunia.

Sektor tunggal putri juga menurunkan dua wakil potensial. Putri Kusuma Wardani dan Thalita Ramadhani Wiryawan dipercaya mengisi slot nomor tunggal putri untuk bersaing menghadapi dominasi pemain-pemain unggulan asal Asia Timur dan Eropa.

Ganda putra tetap menjadi tumpuan utama kontingen Indonesia untuk mendulang prestasi tertinggi. Sektor ini diwakili oleh tiga pasangan tangguh, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, serta pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Performa Fajar/Fikri yang sedang menanjak usai mengamankan gelar berturut-turut di Japan Open dan China Open menjadi modal penting.

Pada nomor ganda putri, Indonesia diperkuat oleh tiga pasangan. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari didampingi oleh pasangan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine yang mendapat kesempatan masuk daftar peserta.

Nomor ganda campuran menjadi sektor dengan jumlah wakil terbanyak, yaitu empat pasangan. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, serta Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja siap bertarung di India.

Berikut adalah rincian lengkap pembagian sektor dan nama-nama wakil Indonesia yang berlaga di Kejuaraan Dunia 2026:

Sektor Pertandingan Nama Atlet / Pasangan Status Skuad
Tunggal Putra Jonatan Christie Independen / Non-Pelatnas
Tunggal Putra Alwi Farhan Pelatnas Cipayung
Tunggal Putri Putri Kusuma Wardani Pelatnas Cipayung
Tunggal Putri Thalita Ramadhani Wiryawan Pelatnas Cipayung
Ganda Putra Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri Pelatnas Cipayung
Ganda Putra Sabar Karyaman Gutama / Moh. Reza Pahlevi Isfahani Independen / Non-Pelatnas
Ganda Putra Raymond Indra / Nikolaus Joaquin Pelatnas Cipayung
Ganda Putri Rachel Allessya Rose / Febi Setianingrum Pelatnas Cipayung
Ganda Putri Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari Pelatnas Cipayung
Ganda Putri Isyana Syahira Meida / Rinjani Kwinnara Nastine Pelatnas Cipayung (Undangan)
Ganda Campuran Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah Pelatnas Cipayung
Ganda Campuran Marwan Faza / Aisyah Salsabila Putri Pranata Pelatnas Cipayung
Ganda Campuran Bimo Prasetyo / Arlya Nabila Thesya Munggaran Pelatnas Cipayung (Undangan)
Ganda Campuran Rehan Naufal Kusharjanto / Gloria Emanuelle Widjaja Independen / Non-Pelatnas

Amunisi Kejutan Jelang Keberangkatan Tim

Penambahan kekuatan terjadi beberapa hari menjelang penyelenggaraan turnamen. Tiga wakil Indonesia mendapatkan undangan susulan dari federasi untuk melengkapi kuota bagan pertandingan. Ketiga wakil tersebut adalah Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine di ganda putri, serta Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja di ganda campuran.

Kabar pemanggilan ini mengejutkan pasangan Isyana/Rinjani dan Bimo/Thesya. Sebelumnya, kedua pasangan muda tersebut tengah difokuskan untuk persiapan turnamen nasional di Pontianak. Perubahan agenda ini disambut positif oleh para atlet yang menyatakan kesiapan mereka untuk tampil maksimal di panggung dunia.

Kehadiran Rehan/Gloria sebagai pasangan independen senior juga menambah kedalaman materi di sektor ganda campuran. Sektor ini kini dinaungi kembali oleh pelatih kepala Nova Widianto yang diharapkan mampu mendongkrak performa para pemain.

Misi Memutus Puasa Gelar Tujuh Tahun

Kejuaraan Dunia 2026 menjadi momentum krusial bagi tradisi bulutangkis Indonesia. Indonesia terakhir kali merebut gelar juara dunia pada edisi 2019 di Basel, Switzerland. Saat itu, pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil membawa pulang medali emas.

Setelah pencapaian tahun 2019, tim Indonesia absen pada edisi 2021 dan gagal menyabet gelar juara pada edisi 2022, 2023, serta 2025. Dahaga gelar selama tujuh tahun ini menjadi catatan waktu terpanjang dalam sejarah bulutangkis nasional pada era format kejuaraan dunia tahunan.

Tekanan untuk meraih gelar juara dunia menjadi tantangan utama yang harus dihadapi seluruh jajaran pelatih dan atlet. Berdasarkan analisis di atas kertas, peluang terbesar berada di pundak ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta tunggal putra Jonatan Christie.

Untuk memberikan gambaran rekam jejak pencapaian Indonesia di arena Kejuaraan Dunia BWF dalam kurun waktu terakhir, simak data berikut:

Edisi Kejuaraan Dunia Status Gelar Indonesia Sektor Terakhir Juara
2019 (Basel) Juara Dunia (1 Gelar) Ganda Putra (Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan)
2021 (Huelva) Absen Bertanding -
2022 (Tokyo) Tanpa Gelar Juara -
2023 (Copenhagen) Tanpa Gelar Juara -
2025 (Paris) Tanpa Gelar Juara -
2026 (New Delhi) Target Memutus Puasa Gelar Fajar/Fikri & Jonatan Christie (Tumpuan Utama)

Performa Positif Modal Fajar dan Fikri

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri datang ke New Delhi dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka baru saja mencatatkan tren positif dengan menjuarai dua turnamen tingkat tinggi secara beruntun, yaitu Japan Open 2026 dan China Open 2026.

Di partai puncak China Open 2026, Fajar/Fikri sukses mengalahkan ganda putra andalan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, melalui pertarungan sengit tiga gim dengan skor 16-21, 21-19, dan 21-19. Kemenangan konsisten atas pasangan papan atas dunia menjadi bukti kesiapan fisik dan mental mereka.

Meski memikul beban target tinggi dari masyarakat maupun PBSI, Fikri menyatakan bahwa tim ganda putra siap menghadapi setiap tekanan. Manajemen ekspektasi dan fokus pada setiap babak menjadi strategi utama untuk merebut posisi puncak.

Persaingan di Indira Gandhi Stadium diprediksi berlangsung sengit sejak babak pertama. Seluruh 14 wakil Indonesia dijadwalkan mulai bertanding pada 17 hingga 23 Agustus 2026 untuk memperebutkan predikat tertinggi bulutangkis dunia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed