Sering Gonta-Ganti BBM Beda Merek Bikin Mesin Mobil Rusak
Kebiasaan berganti-ganti merek bahan bakar minyak (BBM) ternyata berisiko merusak komponen kendaraan. Dilansir dari Detik Oto, tindakan ini sebaiknya dihindari pemilik mobil maupun motor. Pengendara kerap mencoba berbagai merek BBM seperti Pertamina, Shell, BP, hingga Vivo untuk mencari kualitas terbaik atau harga terjangkau.
Hal ini umumnya dilakukan pada varian RON 92, RON 95, maupun diesel. Pengisian BBM beda merek sebenarnya diperbolehkan dalam kondisi darurat, misalnya saat sulit menemukan SPBU langganan. Pencampuran dua merek berbeda dalam satu tangki masih tergolong aman untuk sementara waktu.
Aktivitas mencampur bahan bakar relatif aman karena setiap jenis BBM memiliki unsur penyusun yang sama pada rantai hidrokarbonnya. Pemilik kendaraan disarankan menguras atau menghabiskan sisa BBM di tangki jika ingin kembali ke merek semula.
Masalah serius akan muncul apabila kebiasaan gonta-ganti merek BBM dilakukan dalam jangka panjang. Setiap mesin kendaraan dirancang dengan nilai kompresi tertentu yang membutuhkan penyesuaian secara otomatis. Perubahan pasokan BBM secara cepat dapat mengganggu proses penyesuaian mesin tersebut. Dampaknya, performa kendaraan menjadi tidak optimal hingga berisiko mengalami kerusakan mesin yang fatal.
Setiap produsen BBM juga menyuntikkan formula aditif yang berbeda pada produk mereka. Perbedaan racikan kimia inilah yang dikhawatirkan memicu gangguan pada kinerja dapur pacu di kemudian hari.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow