Derby County Rekrut Penyerang Mohammed Fuseini dari Union SG

Smallest Font
Largest Font

Klub EFL Championship Derby County resmi mendatangkan penyerang tim nasional Ghana, Mohammed Fuseini, dengan status pinjaman dari klub Divisi Pertama Liga Pro Belgia, Union Saint-Gilloise, pada tenggat waktu bursa transfer musim panas 2026.

Pemain berusia 24 tahun tersebut bergabung dengan skuad asuhan John Eustace untuk mengarungi musim 2026/27. Kesepakatan peminjaman ini juga mencakup opsi pembelian permanen dengan kontrak berdurasi tiga tahun jika sang pemain mampu tampil mengesankan bersama Rams.

Kepindahan Fuseini ke Derby County terjadi setelah negosiasi sang pemain dengan Birmingham City mengalami kegagalan pada jam-jam terakhir tenggat transfer. Padahal, Fuseini telah melakukan perjalanan ke Inggris dan menjalani tes medis untuk menyelesaikan kepindahannya ke Birmingham sebelum kesepakatan tersebut batal.

Derby County yang sebelumnya sudah memantau Fuseini bergerak cepat memanfaatkan situasi tersebut untuk mengamankan tanda tangan mantan penyerang Sturm Graz tersebut. Kedatangan Fuseini menjadi perekrutan kedua Derby County pada hari terakhir bursa transfer yang diselesaikan di Pusat Pelatihan Moor Farm.

Sebelum pindah ke Inggris, Fuseini mencatatkan 76 penampilan dengan kontribusi 20 gol selama dua musim membela Union Saint-Gilloise. Ia turut membantu klub asal Brussels itu meraih gelar juara Divisi Pertama Liga Pro Belgia dan Piala Belgia, serta tampil di kualifikasi Liga Champions musim ini.

Sementara itu, Union Saint-Gilloise juga sedang menghadapi kendala operasional terkait laga kandang Liga Europa musim 2026/2027. Wali Kota Leuven, Mohamed Ridouani, menolak memberikan izin penggunaan Stadion Den Dreef di Leuven untuk pertandingan melawan klub asal Israel, Hapoel Beer-Sheva, yang dijadwalkan pada 22 Oktober 2026.

Ridouani menegaskan keputusan tersebut diambil atas alasan keamanan publik, sehingga pertandingan tetap tidak dapat digelar di Leuven meskipun diadakan tanpa penonton. Keputusan ini memaksa Union Saint-Gilloise mencari stadion alternatif karena markas utama mereka di Brussels tidak memenuhi standar UEFA.

"Ini merupakan kewajiban klub tuan rumah untuk menemukan tempat alternatif," kata UEFA mengenai tanggung jawab Union Saint-Gilloise dilansir dari Daily Sabah.

Otoritas sepak bola Eropa tersebut menambahkan bahwa kepastian mengenai lokasi stadion baru untuk laga Union Saint-Gilloise melawan Hapoel Beer-Sheva akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed