Dinas Pendidikan Daerah Matangkan Kesiapan Tes Kemampuan Akademik 2026

Smallest Font
Largest Font

Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Gorontalo mengintensifkan koordinasi serta sosialisasi teknis guna mematangkan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik 2026 di daerah. Penyesuaian aturan hingga pemetaan kendala evaluasi menjadi fokus utama demi memperlancar asesmen mendatang.

Tim Teknis TKA Dinas Pendidikan Provinsi Riau mengikuti Rapat Koordinasi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Jakarta. Pertemuan tersebut menyepakati sejumlah perubahan teknis dasar pada pelaksanaan ujian jenjang SMK dibandingkan tahun sebelumnya.

Perubahan tersebut mencakup penyediaan 50 pilihan mata ujian program keahlian, penyesuaian durasi pengerjaan soal menjadi 75 menit, serta pelaksanaan satu mata pelajaran wajib per hari. Selain itu, jadwal Asesmen Nasional disatukan dengan TKA, pendaftaran perbaikan data Dapodik tetap diakomodasi, dan cakupan Anak Berkebutuhan Khusus yang dapat mengikuti ujian diperluas.

"Hasil evaluasi ada mekanisme perubahan TKA SMK jika dibandingkan tahun lalu," kata Jeffri Hunter, Tim Teknis TKA Disdik Riau pada Selasa (18/8/2026).

Sosialisasi aturan baru tersebut telah disampaikan kepada para kepala sekolah. Pihak penyelenggara juga menetapkan aturan wajib menyertakan surat pernyataan orang tua dan memfasilitasi siswa yang sedang mengikuti praktik kerja industri untuk menempuh ujian di sekolah terdekat.

"Jadi perbedaan TKA 2025 dan TKA 2026 ini juga sudah kita sosialisasikan ke masing masing kepala sekolah melalui grup WA," kata Jeffri Hunter, Kepala SMK Labor Binaan FKIP Unri.

Asesmen TKA gelombang pertama dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026, diikuti gelombang kedua pada 2–5 November 2026. Sementara itu, pelaksanaan TKA susulan dialokasikan pada 16–19 November untuk gelombang pertama dan 23–26 November 2026 untuk gelombang kedua.

"Bagi peserta yang ikut TKA juga wajib menyertakan surat peryataan orangtua. Surat pernyataan ini sama dengan tahun lalu," terang Jeffri.

Fasilitas ujian di sekolah terdekat disiapkan bagi para siswa yang tercatat sedang menjalani praktik kerja lapangan.

"Kalau tidak terdaftar ujian TKA mereka tidak bisa ikut ujian walaupun sekolah terdekat mau menampung meraka ujian," ujar Jeffri.

Di tempat terpisah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo menggelar Sosialisasi Teknis dan Evaluasi TKA di Kota Gorontalo pada Kamis (20/8/2026). Langkah ini diambil untuk mengevaluasi pelaksanaan periode sebelumnya sekaligus mempersiapkan simulasi ujian pada 21–27 September 2026.

"Melalui sosialisasi dan evaluasi ini, satuan pendidikan diarahkan untuk mencermati hasil pelaksanaan periode sebelumnya sehingga berbagai kendala dapat dipetakan lebih awal dan menjadi bahan perbaikan," kata Sudarman Samad, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed