DJ Katty Butterfly Terancam Gugatan Hukum Imbas Pembatalan Tampil
DJ Katty Butterfly beserta tim manajemennya mengungkapkan dugaan pemerasan dan intimidasi dari pihak penyelenggara usai membatalkan penampilannya di sebuah klub malam di Bandung pada 9 April 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pembatalan pertunjukan tersebut dipicu oleh kondisi kesehatan sang musisi yang menurun drastis akibat gangguan asam lambung tinggi (GERD) dan dugaan usus buntu sebelum jadwal keberangkatan dari Jakarta.
Perwakilan manajemen Katty Butterfly, Ika, menjelaskan bahwa pihak pengelola tempat hiburan malam tersebut menyampaikan permintaan yang dinilai tidak rasional ketika mengetahui kondisi darurat sang artis.
"Bahkan ada permintaan dari pihak outlet, 'boleh gak roadman-nya saja yang main tapi Katty-nya di sampingnya biar tamu-tamu lihat aja ada dia', gitu. Atau bahkan sampai dibilang 'pura-pura pingsan aja'. Itu saya langsung bilang gak mungkinlah," kata Ika, Perwakilan Manajemen Katty Butterfly.
Manajemen menambahkan bahwa Katty sempat dipaksa untuk mendatangi lokasi acara menggunakan baju tidur dan kursi roda hanya untuk membuktikan kondisi fisiknya secara langsung kepada pemilik klub sebelum diizinkan berobat ke rumah sakit di Bandung.
"Aku kayak... aduh aku gak bisa, aku pakai baju tidur, aku benar pakai berantakan banget, pakai baju tidur celana pendek gak sopan banget lah. Mereka bilang 'gak apa-apa Kak, langsung aja naik kursi roda nanti kita langsung ke room'. Aku juga sampai waktu di itu aku juga nangis ya," kata Katty Butterfly, Musisi.
Proses mediasi untuk merencana ulang jadwal pertunjukan atau pengembalian dana berdasarkan klausul keadaan darurat berakhir tanpa titik temu setelah pihak klub menuntut ganti rugi sebesar Rp 146,5 juta dari kontrak awal senilai Rp 45 juta.
"Pokoknya nilainya jadi 146,5 juta dari nilai fee. Itu pertama kita udah minta terus mereka bilang itu dari owner itu mereka gak mau. Gak mau reschedule, gak mau apa-apa, tapi dia cuma mau dua kali lipat," kata Ika, Perwakilan Manajemen Katty Butterfly.
Gagalnya negosiasi secara kekeluargaan tersebut membuat pihak manajemen dan sang DJ menyatakan kesiapan untuk menghadapi proses hukum sesuai dengan tuntutan dari pemilik tempat hiburan.
"Sebenarnya aku juga mau semua baik-baik saja ya, tapi ini sesuai permintaan owner mau bawa ke hukum, aku juga ikutin saja karena itu benar-benar rasa sekarang aku benar-benar gak nyaman benar," kata Katty Butterfly, Musisi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow