DPR Sahkan Destry Damayanti Sebagai Gubernur Bank Indonesia
Rapat Paripurna DPR RI resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) baru pada Selasa (1/9/2026) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. Usai pelantikan, Destry berencana mengumpulkan jajaran Anggota Dewan Gubernur (ADG) BI untuk membagi fokus pembidangan tugas, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Destry sebagai pimpinan Bank Indonesia rencananya digelar di Mahkamah Agung (MA) pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Pembagian tugas internal akan langsung dibahas begitu seluruh struktur pimpinan berkumpul secara lengkap.
Mengenai langkah awal setelah resmi mengemban jabatan, penetapan pembidangan kerja dinilai penting untuk menjamin efektivitas pengawasan.
"Kita kan harus duduk bersama dulu, semua ADG lengkap kita. Kita pembagian bidang dulu nih, karena kalau di Bank Indonesia kan masing-masing ADG punya bidang-bidang yang akan dibawahi," kata Destry usai rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).
Destry menjelaskan bahwa pembagian fokus tugas tersebut fleksibel dan dapat disesuaikan dengan perkembangan dinamika ekonomi.
"Itu sifatnya nggak statis. Karena nanti kita bisa akan tukar, berapa tahun sekali mungkin kita tukar. Jadi misalnya pembidangan tuh kayak 'oh siapa yang pegang kebijakan ekonomi moneter, siapa yang makroprudensial, siapa yang pendalaman pasar keuangan', dan seterusnya," jelasnya.
Penataan struktur ini diharapkan dapat memberikan kejelasan tanggung jawab operational di lingkungan BI sejak hari pertama kepemimpinannya.
"Nah itu yang pasti kita akan lakukan pertama supaya aktivitas kerja dan tanggung jawab juga langsung jalan dan lebih clear. Itu sih, yang pertama itu," tegas Destry lagi.
Di samping pembenahan internal, menjaga stabilitas moneter tetap menjadi prioritas utama BI guna menghadapi ketidakpastian kondisi global.
"Kalau kita lihat, global ketidakpastian masih tinggi. Jadi artinya stabilitas itu tetap menjadi prioritas kita. Karena kalau ekonomi kita stabil, kita juga bisa terus menjaga nilai tukar stabil, inflasi stabil," ujar Destry.
Pendekatan koordinasi antar lembaga juga dipastikan terus berjalan bersama pemerintah pusat maupun daerah.
"Saya kan temanya 'Sinergi Merah Putih' ya untuk kesejahteraan rakyat. Jadi memang kita akan mengoptimalkan sinergi yang bisa kita lakukan, tapi tentunya tanpa juga mengabaikan mandat dan kewenangan dari masing-masing lembaga yang melakukan sinergi itu," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow