DPR Soroti Pengelolaan Dana Ibadah Haji 2026

Smallest Font
Largest Font

Komisi VIII DPR RI membedah laporan pertanggungjawaban keuangan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M dalam rapat kerja bersama Kementerian Haji dan Umrah serta BPKH di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Realisasi anggaran haji reguler yang diperiksa mencapai Rp17,925 triliun atau 98,70 persen dari total anggaran Rp18,161 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp11,459 triliun dan nilai manfaat sebesar Rp6,466 triliun.

Selain realisasi anggaran utama, forum rapat tersebut juga menyoroti capaian dana efisiensi penyelenggaraan ibadah haji yang menyentuh angka Rp200,93 miliar.

Anggota DPR dari Fraksi NasDem Nessy Kalviya menekankan pentingnya akuntabilitas serta transparansi penuh dalam mengelola dana umat tersebut.

"Saya bersyukur bisa langsung memulai tugas setelah dilantik. Ini adalah amanah besar yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya ingin setiap tugas yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Nessy dikutip melalui keterangan tertulis, Rabu, 19 Agustus 2026.

Legislator asal daerah pemilihan Lampung II tersebut menambahkan bahwa ketelitian pengelolaan anggaran sangat krusial mengingat lamanya waktu tunggu para jemaah.

"Di balik angka-angka dalam pengelolaan dana haji, ada amanah masyarakat dan ada jemaah yang telah menunggu bertahun-tahun untuk dapat menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Karena itu, pengelolaannya harus benar-benar dilakukan secara hati-hati dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Nessy.

Menanggapi hal itu, Komisi VIII DPR secara resmi meminta Menteri Haji dan Umrah agar dana efisiensi tidak dipergunakan di luar keputusan Panja BPIH. Komisi VIII DPR juga menyepakati bahwa sisa dana efisiensi wajib ditempatkan ke kas haji BPKH paling lambat satu bulan setelah LHP BPK RI diterima.

Nessy menegaskan komitmennya untuk mengawal isu-isu strategis dalam pengelolaan dana haji demi menjaga amanah konstituennya.

"Saya masih di awal perjalanan. Banyak hal yang tentu harus saya pelajari dan pahami. Tetapi niat saya sederhana, ingin bekerja dengan baik, mendengar masyarakat, dan menjaga amanah yang diberikan kepada saya," ucap Nessy.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed