Ederson Buka Suara Usai Transfer ke Manchester United Batal
Gelandang Atalanta, Ederson, akhirnya memberikan penjelasan mengenai batalnya kepindahan dirinya ke Manchester United. Seperti dilansir dari Bola, pemain asal Brasil tersebut mengaku tidak tahu pasti penyebab kegagalan transfer itu.
Sebelumnya, proses kepindahan Ederson ke Old Trafford sempat berjalan sangat dekat. Manchester United bahkan telah menyepakati nilai transfer mencapai 35 juta pounds atau sekitar Rp847 miliar dengan pihak Atalanta.
Ederson awalnya diproyeksikan menjadi rekrutan perdana bagi manajer anyar Setan Merah, Michael Carrick, untuk menghadapi musim baru. Kepindahan tersebut sempat tertunda karena panggilan membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026.
Manajemen Manchester United berniat merampungkan seluruh proses kepindahan seusai turnamen internasional tersebut. Tim berharap sang gelandang dapat langsung bergabung dalam sesi latihan sejak awal Juli.
Namun, kendala muncul saat pemeriksaan medis lanjutan dilakukan di Amerika Serikat. Tim medis menemukan adanya masalah pada lutut Ederson hingga akhirnya Manchester United membatalkan kesepakatan.
Memasuki pertengahan Juli, prospek kepindahan sempat kembali terbuka. Akan tetapi, Setan Merah mengalihkan target dengan mendatangkan Youri Tielemans dari Aston Villa serta Andrey Santos dari Chelsea.
Klub pemegang 20 gelar Liga Inggris itu juga melayangkan tawaran ke gelandang Brighton, Carlos Baleba. Pihak klub menegaskan langkah ini bukan dipicu oleh kendala pada proses transfer Ederson.
Menanggapi situasi yang telah berlalu, Ederson menegaskan dirinya tidak memahami dinamika yang terjadi di balik layar.
"Saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi," ujar Ederson jelang laga Atalanta menghadapi Hapoel Tel Aviv di playoff Conference League.
"Saya selalu mendapatkan ketertarikan dari klub lain. Saya bahkan bisa saja bergabung dengan klub Inggris lainnya," kata Ederson.
"Semua pemeriksaan berjalan dengan baik. Saya tidak tahu apa yang berubah. Saya sudah empat tahun bersama Atalanta dan selalu bermain," imbuh Ederson.
Meskipun memiliki opsi untuk menunggu peluang lain, pemain berusia 27 tahun itu memutuskan untuk langsung memperpanjang masa baktingya di Bergamo.
"Saya bisa saja menunggu dan melihat apa yang terjadi. Namun, hubungan baik dengan klub membuat saya yakin untuk bertahan dan menandatangani kontrak baru," ungkapnya.
Ederson juga mengingat kembali masa-masa ketika ia dipanggil memperkuat Timnas Brasil di ajang Piala Dunia 2026 sebelum menghadapi ketidakpastian transfer.
"Saya memiliki momen luar biasa ketika pergi ke Piala Dunia bersama Brasil. Setelah itu... saya masih tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi," tutur Ederson.
"Namun, yang terpenting adalah saya mampu menghadapi situasi tersebut, kembali dengan mentalitas yang tepat, dan memberikan seluruh kemampuan saya untuk klub yang telah memberikan begitu banyak hal kepada saya," ujar Ederson.
Gelandang serbaguna itu menegaskan komitmen penuhnya untuk terus berkontribusi bagi Atalanta pada musim mendatang.
"Saya masih Ederson. Semua orang di sini mengenal saya dan tahu apa yang bisa saya lakukan. Mereka tahu saya akan selalu memberikan segalanya," katanya.
"Saya sangat bahagia bisa bertahan di Atalanta. Saya benar-benar berterima kasih kepada klub dan CEO Luca Percassi," tutur Ederson.
"Mereka berkali-kali menghubungi saya. Saya merasa mereka selalu berada di sisi saya. Meskipun ada ketertarikan dari klub lain, setelah semua yang terjadi, saya pikir pilihan terbaik adalah bertahan bersama pihak yang benar-benar menginginkan saya. Dan itu selalu Atalanta," kata Ederson.
"Saya bahagia bisa terus mengenakan jersey yang telah memberikan begitu banyak kebahagiaan kepada saya," imbuh Ederson.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow