Ekuador Hadapi Teror Suporter Meksiko Jelang Laga Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Ekuador menghadapi gangguan nonteknis menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 kontra Meksiko di Stadion Azteca yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026. Selain teror kebisingan dari suporter tuan rumah di hotel tempat menginap, skuad asuhan Sebastian Beccacece juga didera kelelahan akibat keterlambatan penerbangan.

Dilansir dari sport.detik.com, kerumunan pendukung Meksiko berkumpul di luar Hotel Westin di Santa Fe sejak Senin dini hari untuk mengganggu waktu tidur para pemain Ekuador menggunakan pengeras suara dan klakson. Gangguan tersebut memperparah situasi tim berjuluk La Tri yang sebelumnya harus menempuh perjalanan melelahkan dari Columbus, Amerika Serikat.

Rombongan timnas Ekuador mendarat di Bandara Internasional Felipe Angeles yang berjarak 65 kilometer dari hotel, lalu terjebak kemacetan parah akibat hujan lebat di Mexico City.

"Penerbangan tertunda, lalu transfer ke hotel - yang akhirnya memakan waktu 9 jam perjalanan; kami memakan waktu 3 jam lebih lama dari yang dijadwalkan," kata Sebastian Beccacece, pelatih kepala Ekuador.

Meski menghadapi berbagai kendala fisik sebelum pertandingan krusial ini, Beccacece menegaskan bahwa anak asuhnya tetap memiliki motivasi tinggi untuk bertanding.

"Namun tim bekerja dengan baik dan bersemangat - jelas menghadapi lawan yang mencatatkan hasil bagus di babak penyisihan grup," ujar Sebastian Beccacece, pelatih kepala Ekuador.

Di sisi lain, laporan bola.kompas.com menyebutkan bahwa kedua tim telah mempersiapkan strategi terbaik untuk mengamankan tiket babak 16 besar. Pelatih Meksiko Javier Aguirre menerapkan formasi 4-3-3 dengan memercayakan lini depan kepada penyerang Raul Jimenez, Roberto Alvarado, dan Julian Quinones.

Meksiko juga menurunkan kiper Raul Rangel yang dikawal kuartet bek Jorge Sanchez, Cesar Montes, Johan Vazquez, dan Jesus Gallardo. Sektor tengah El Tri diisi oleh Erik Lira, Luis Romo, serta pemain muda berusia 17 tahun, Gilberto Mora.

Sementara itu, Ekuador meladeni tuan rumah menggunakan formasi 4-4-2 dengan menduetkan penyerang senior Enner Valencia dan Gonzalo Plata. Sektor pertahanan La Tri dikawal kiper Hernan Galindez bersama Alan Franco, Joel Ordonez, Willian Pacho, dan Piero Hincapie, sedangkan Moises Caicedo menjadi motor di lini tengah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed