FC Barcelona Resmi Rekrut Rodri Hernandez hingga 2030

Smallest Font
Largest Font

Gelandang tim nasional Spanyol Rodri Hernandez resmi bergabung dengan FC Barcelona dari Manchester City dengan kontrak berdurasi empat tahun hingga 2030. Proses kepindahan pemain berusia 30 tahun tersebut menelan biaya transfer sebesar 60 juta euro ditambah 16 juta euro dalam bentuk variabel.

Barcelona berhasil mengamankan tanda tangan peraih Ballon d'Or 2024 dan pemain terbaik Piala Dunia 2026 tersebut setelah sang pemain menolak penawaran dari Real Madrid. Keputusan Rodri didasari oleh kecocokan gaya bermain klub Katalan itu serta kehadiran rekan-rekannya di tim nasional Spanyol.

Kesepakatan nilai transfer tambahan mencakup 10 juta euro yang terikat pada pencapaian performa tinggi, sementara 6 juta euro sisanya bergantung pada syarat yang lebih mudah dipenuhi. Di Barcelona, kapten timnas Spanyol itu diplot memperkuat lini tengah bersama Pedri, Dani Olmo, Fermin Lopez, Marc Bernal, Gavi, dan Frenkie de Jong.

Sebelum mencapai puncak karier profesionalnya, perjalanan Rodri dibentuk oleh kedisiplinan tinggi dan dukungan penuh dari keluarga sejak masa kecil di Villanueva de la Cañada.

Kakek dan ayah saya menempuh ribuan kilometer untuk mengantar saya dari satu tempat ke tempat lain, ujar Rodri Hernandez, Gelandang FC Barcelona.

Rutinitas masa kecil Rodri diisi dengan jadwal padat antara sekolah dan latihan sepak bola, di mana ia sering mengerjakan tugas sekolah di dalam mobil. Pihak keluarga menetapkan syarat ketat agar dirinya tetap memprioritaskan pendidikan akademis di samping meniti karier sebagai atlet.

Dia harus selalu mendapat nilai sangat baik, dia selalu ingin menjadi yang terbaik dalam segala hal, kata Antonio Hernandez, Ayah Rodri Hernandez.

Kedisiplinan tersebut berlanjut saat ia menempuh pendidikan perguruan tinggi di Universitas Jaume I Castellon hingga berhasil meraih gelar sarjana Administrasi dan Manajemen Bisnis (ADE) dalam waktu enam tahun.

Dia berkata kepada saya: 'Saya tidak tahu di usia berapa karier sepak bola saya akan berakhir dan saya harus memiliki jalan keluar lain.' Dia sama seperti mahasiswa lainnya di kelas, ujar Luis Callarisa, Dosen Universitas Jaume I.

Untuk menghadiri ujian di kampus, Rodri rela menempuh perjalanan jauh menggunakan kereta cepat AVE saat masih membela Atletico Madrid, hingga terbang langsung menggunakan pesawat dari Manchester saat memperkuat Manchester City. Ia akhirnya menyelesaikan Tugas Akhir Skripsi (TFG) yang berfokus pada analisis departemen pemasaran Manchester City.

Jelas Anda tidak bisa mengikuti ritme mahasiswa lain, tetapi dengan passion dan dedikasi Anda bisa mencapainya. Bukan dalam empat tahun, karena saya membutuhkan waktu enam tahun. Tetapi Anda pasti bisa mencapainya, kata Rodri Hernandez, Gelandang FC Barcelona.

Selama menjalani masa studi sambil meniti karier sebagai pesepak bola profesional, Rodri menilai bahwa aktivitas akademis memberikan dampak positif bagi kehidupannya.

Saya sangat menikmati empat tahun itu. Otak saya terfokus pada hal lain selain sepak bola dan saya pikir itu bagus untuk kesehatan mental saya, ujar Rodri Hernandez, Gelandang FC Barcelona.

Karakter sederhana Rodri juga terlihat sejak awal kariernya di Villarreal, di mana ia pergi ke tempat latihan menggunakan sepeda sebelum akhirnya membeli mobil Opel Corsa bekas.

Dia bukan anak yang biasa untuk usianya. Dia menarik perhatian karena fokus pada sepak bola dan pendidikannya. Tidak ada tato, tidak ada mobil mahal... Dalam hal itu tidak banyak orang seperti dia, kata Paco Lopez, Mantan Pelatih Villarreal.

Karakter unik Rodri yang tidak memiliki akun media sosial juga diingat oleh mantan pengajarnya sewaktu sekolah dasar di Madrid.

Dia anak yang sangat aktif. Sejak di halaman sekolah sudah terlihat bahwa dia luar biasa, dalam artian saat bermain dia menonjol dibanding yang lain, dan sama seperti saat bermain sepak bola, dia juga aktif di kelas, ujar Javier, Mantan Guru Sekolah Rodri.

Bakat dan dedikasi Rodri saat memperkuat klub pertamanya di tingkat anak-anak juga meninggalkan kesan mendalam bagi rekan setimnya.

Dia praktis tidak pernah duduk di bangku cadangan, dia adalah pemain yang luar biasa sejak masih anak-anak, kata Mateo, Mantan Rekan Setim Rodri.

Pendapat serupa disampaikan oleh mantan pelatihnya di Rayo Majadahonda sebelum Rodri bergabung ke akademi Villarreal.

Dia anak yang sangat bertanggung jawab dan, yang terpenting, pribadi yang hebat. Jika berbicara tentang sepak bola, dia memiliki kondisi yang luar biasa dan sangat menonjol, ujar Antonio, Mantan Pelatih Rayo Majadahonda.

Selain pendidikan formal di Spanyol, orang tua Rodri sempat mengirimnya mengikuti kemah musim panas di Amerika Serikat pada usia 14 tahun untuk memperdalam kemampuan bahasa Inggris.

Ayah saya selalu ingin saya mengikuti pertukaran pelajar di SMA Amerika Serikat selama satu tahun. Namun impian saya untuk bermain sepak bola membuatnya tidak memungkinkan, kata Rodri Hernandez, Gelandang FC Barcelona.

Pengalaman tinggal di kawasan hutan Connecticut tersebut memberikan kesan tersendiri bagi pemain yang identik dengan dialek bahasa Inggris Amerika tersebut.

Ketika saya tiba, rasanya seperti masuk ke dalam film Hollywood, ujar Rodri Hernandez, Gelandang FC Barcelona.

Kemampuan bahasa Inggris beraksen Amerika itu kerap menjadi bahan gurauan saat ia membela Manchester City.

Saya selalu mencoba memberi tahu rekan-rekan saya di City: 'Saya tidak berbicara bahasa Inggris, saya berbicara bahasa Amerika', kata Rodri Hernandez, Gelandang FC Barcelona.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed