FIFA Luncurkan ASEAN Cup 2026 sebagai Turnamen Resmi di Asia Tenggara
Federasi Sepak Bola Internasional resmi meluncurkan kompetisi baru bernama FIFA ASEAN Cup mulai September hingga Oktober 2026 untuk meningkatkan kualitas persaingan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Turnamen ini memiliki perbedaan mendasar dengan Piala AFF atau ASEAN Hyundai Cup yang telah bergulir sejak 1996 karena diselenggarakan langsung oleh FIFA dan masuk dalam agenda resmi FIFA Matchday. Status resmi tersebut membuat seluruh klub wajib melepas pemain yang dipanggil tim nasional, berbeda dengan Piala AFF 2026 saat ini yang berada di luar kalender internasional sehingga membuat sejumlah klub menahan pemain mereka.
Kehadiran ajang baru ini memberikan keuntungan besar bagi Timnas Indonesia karena pelatih John Herdman dapat memanggil para pemain diaspora yang berkarier di Eropa seperti Jay Idzes, Emil Audero, Calvin Verdonk, Kevin Diks, hingga Ole Romeny. Selain itu, pertandingan dalam kompetisi ini berpotensi memberikan tambahan poin peringkat dunia sesuai dengan sistem Elo yang digunakan oleh badan sepak bola dunia.
Kementerian Komunikasi dan Digital menyambut baik penunjukan Indonesia sebagai salah satu pusat penyelenggaraan kompetisi dengan menyiapkan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta sebagai lokasi pertandingan.
"Indonesia siap menjadi tuan rumah berbagai event berkelas dunia. Mulai dari olahraga, festival budaya, konser musik, hingga pameran internasional akan meramaikan berbagai daerah sepanjang 2026 hingga awal 2027," tulis Komdigi melalui akun Instagram resminya.
Kompetisi perdana ini dirancang diikuti oleh 14 negara yang terbagi dalam dua divisi berdasarkan peringkat dunia. Divisi Satu diisi oleh Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, India, dan satu negara pengganti setelah Federasi Sepak Bola China memutuskan mundur untuk fokus pada persiapan Piala Asia 2027 serta Kualifikasi Piala Dunia 2030, sedangkan Divisi Dua dihuni Hong Kong, Myanmar, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor-Leste.
Berdasarkan dokumen yang dilaporkan media Singapura The Straits Times, turnamen ini juga memproyeksikan hadiah yang jauh lebih besar dengan juara Divisi Satu berpeluang memperoleh US$1 juta, serta dana partisipasi sekitar US$125 ribu bagi setiap peserta di luar bonus kemenangan maupun hasil imbang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow