Film Animasi Niu Lai Raup Jutaan Yuan di Box Office China
Film animasi independen Niu Lai mendadak menjadi fenomena di box office China pada musim panas Agustus 2026. Film ini berhasil meraup pendapatan belasan juta yuan setelah sempat sepi penonton dan dibanjiri kritik akibat kualitas visualnya. Berdasarkan data Maoyan, film berdurasi 86 menit tersebut awalnya hanya memperoleh pendapatan 7.169 yuan atau sekitar Rp18,9 juta dari 236 penonton dalam sembilan hari pertama penayangannya sejak dirilis pada 5 Agustus 2026.
Namun, popularitas Niu Lai melonjak drastis setelah potongan gambar animasinya yang dinilai kaku menyebar luas sebagai meme di media sosial. Rasa penasaran publik justru mendorong penonton berbondong-bondong membeli tiket ke bioskop.
Hasilnya, pendapatan harian film ini melesat hingga 5,6 juta yuan atau sekitar Rp14,84 miliar pada 16 Agustus 2026. Total pendapatan akumulatif Niu Lai bahkan menembus angka 15,98 juta yuan atau setara Rp15,8 miliar.
Lonjakan penonton membuat pengelola bioskop menambah jam tayang secara masif. Staf salah satu bioskop di Beijing bahkan menggambar sendiri poster anak sapi menggunakan pulpen karena ketiadaan materi promosi resmi. Poster buatan tangan tersebut dilengkapi dengan pesan jenaka "Datanglah jika kamu suka hal aneh," serta tulisan "Tidak bisa pengembalian uang." bagi para calon penonton.
Film Niu Lai diproduksi oleh Dalian Jingyuan Culture Film and Television Media dengan anggaran minim sebesar 100.000 yuan atau sekitar Rp264 juta. Proses pembuatannya memakan waktu lima tahun dan hanya dikerjakan oleh dua orang. Xin Yumeng, seorang mantan desainer interior yang mempelajari animasi secara otodidak, merakit peralatan produksi menggunakan komputer bekas dari platform Xianyu. Ia menggarap pemodelan, pencahayaan, hingga penyuntingan secara mandiri.
Sementara itu, ibu kandungnya, Sun Lifang, bertugas menulis naskah cerita sekaligus mengisi suara untuk karakter perempuan. Seluruh empat karakter dalam film ini diisi suaranya oleh ibu dan anak tersebut. Meski sempat memicu kemarahan media resmi Beijing News yang menuding bioskop menurunkan standar kualitas demi tren viral, sang kreator menegaskan alasannya.
Xin Yumeng memilih memprioritaskan kekuatan alur narasi dibandingkan memoles rincian visual. Setelah sukses besar dengan karya pertamanya, Xin Yumeng mengungkapkan bahwa proyek film animasi berikutnya bertajuk Yang Gao atau Sheep High sudah mulai memasuki tahap produksi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow