Film Aksi The Furious Merajai Box Office Global
Film thriller aksi asal Hong Kong bertajuk The Furious yang disutradarai oleh Kenji Tanigaki berhasil merajai tangga box office global setelah rilis perdana pada pertengahan Juni 2026. Sinema bela diri ini dibintangi oleh Xie Miao dan aktor asal Indonesia, Joe Taslim, dengan menampilkan koreografi pertarungan intensitas tinggi dari Kensuke Sonomura.
Dilansir dari Yahoo, Movieweb, Rediff, dan The Reader, Lionsgate mendistribusikan film ini untuk wilayah Amerika Serikat setelah membelinya di Toronto International Film Festival. Alur cerita berfokus pada perjuangan Wang Wei (Xie Miao), seorang tukang ketok bisu, yang mencari putrinya yang diculik oleh jaringan perdagangan manusia internasional, di mana ia kemudian bekerja sama dengan seorang jurnalis bernama Navin (Joe Taslim).
Film ini meraih skor 97% di Rotten Tomatoes dengan penilaian pengguna mencapai 95%. Kritikus menilai aspek laga film ini sangat revolusioner meski beberapa ulasan menyebut dialog bahasa Inggrisnya terdengar kaku dan pengembangan karakternya sangat minim.
"The Furious detonates into a relentless, blood-soaked spectacle of breathtakingly inventive martial arts choreography, with director Kenji Tanigaki delivering a brutal, balletic action extravaganza." puji konsensus kritikus Rotten Tomatoes.
Penonton juga memberikan sambutan luar biasa terhadap sajian koreografi bela diri murni yang dihadirkan di sepanjang film.
"This has to be downright one of the best martial arts movies I’ve seen in years." kata salah satu penonton di Rotten Tomatoes.
Kritikus film dari berbagai media internasional turut memberikan pandangan mereka mengenai kualitas keseluruhan sinema bela diri ini.
"The Furious doesn’t treat its subject matter with anything other than bleakness — it takes place in a not-unfamiliar world in which the rich operate with impunity and the systems intended to keep order, including the police, are all corrupt. But it makes room to acknowledge the absurd excess of the action it puts onscreen and takes an obvious pleasure in the people who enable it." ujar Alison Wilmore, kritikus di Vulture.
Film ini diprediksi akan terus mempertahankan performa kuatnya di bioskop dan memiliki potensi besar untuk menjadi karya klasik baru di genre laga modern.
"The Furious is the kind of movie that is guaranteed to become a cult classic. It is the kind of movie that I would want playing continuously in a loop in the background at home if it did not give the wrong impression." puji Sarah G. Vincent.
Banyak pengamat film mengagumi inovasi gerakan tubuh luar biasa yang ditampilkan oleh para aktor dan pemeran pengganti di setiap menitnya.
"The Furious is an instant masterpiece. For every single instance you think you’ve seen the human body move and fight, The Furious shows you at least three new ways every couple of minutes. Yes, the story is basic, but the action within it is downright revolutionary. I can’t wait to see it again at least a dozen more times." cetus Shakyl Lambert di CGMagazine.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow