Fluminense Wajib Kalahkan Bolivar Tiga Gol di Copa Libertadores
Klub asal Brasil, Fluminense, diwajibkan meraih kemenangan dengan selisih minimal tiga gol saat menjamu wakil Bolivia, Bolivar, pada pertandingan kelima fase grup Copa Libertadores di Stadion Maracana pada Selasa malam waktu setempat, 19 Mei 2026.
Kewajiban tersebut lahir akibat perubahan regulasi Conmebol musim ini yang mengutamakan rekor pertemuan langsung sebagai indikator utama saat dua tim memiliki poin sama, setelah Fluminense takluk 0-2 pada pertemuan pertama di La Paz.
Kekalahan atau hasil imbang dalam pertandingan krusial ini akan langsung mengeliminasi Fluminense yang saat ini terdampar di posisi juru kunci Grup C dengan raihan dua poin dari empat laga, sedangkan Bolivar berada di peringkat kedua dengan koleksi lima poin.
Jika Fluminense hanya menang dengan selisih satu gol, mereka kehilangan kendali nasib sendiri karena harus menang melawan Deportivo La Guaira di laga pamungkas sambil berharap Bolivar terjegal oleh Independiente Rivadavia.
Sementara itu, kemenangan dengan margin dua gol akan membuat poin, rekor pertemuan, dan saldo gol kedua tim identik, sehingga penentuan kelolosan harus berlanjut ke kriteria kedisiplinan jumlah kartu atau mekanisme undian oleh Conmebol.
Tantangan besar membayang karena Fluminense belum pernah lagi membukukan kemenangan dengan keunggulan tiga gol atau lebih sejak memetik kemenangan 6-0 atas Sao Paulo pada 27 November 2025 menurut statistik flashscore.com.br.
Sebaliknya, dilansir dari asatunews.co.id, Bolivar menunjukkan ketangguhan dengan tidak pernah menderita kekalahan margin tiga gol sejak ditumbangkan Nacional Potosi 1-4 pada final Piala Liga Bolivia bulan Desember tahun lalu.
Kondisi ini kontras dengan performa domestik Fluminense yang berada di peringkat ketiga klasemen Liga Brasil dengan 30 poin usai mengalahkan Sao Paulo 2-1, serta rekor kandang impresif berupa tujuh kemenangan dari sembilan laga di Maracana.
Asisten pelatih Maxi Cuberas akan mengambil alih komando dari pinggir lapangan karena pelatih kepala Luis Zubeldia terkena skorsing akumulasi kartu kuning ketiga.
Di lini tengah, Fluminense dipastikan tampil tanpa gelandang Alisson yang mendadak dicoret akibat nyeri otot betis berdasarkan laporan media ge, menyusul Matheus Martinelli yang cedera paha dan Matheus Reis yang mengalami cedera ligamen krusiatum.
Tuan rumah akan mengandalkan penyerang John Kennedy di lini depan yang tercatat sudah mengoleksi 12 gol sepanjang musim ini.
“Temos que continuar assim, nessa pegada, para gente chegar no jogo e sair com a vitória. Vivo uma fase madura, que reflete dentro de campo, eu acho que tem tudo para ser mais um momento decisivo na minha vida. Com o apoio da nossa torcida, vem uma pressão maior para os adversaries, e quando ela não para de cantar a gente se torna bem mais forte dentro de campo.” ujar John Kennedy, Penyerang Fluminense.
Di kubu seberang, Bolivar yang kini ditangani pelatih interim Vladimir Soria hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci tiket babak 16 besar setelah kepergian Flavio Robatto.
Soria fokus memperkuat pertahanan di luar ketinggian kota La Paz dengan mengandalkan kiper Carlos Lampe, sementara Jose Sagredo siap kembali bermain setelah menjalani hukuman kartu merah.
Bolivar akan bertumpu pada Robson Matheus di lini tengah, serta menduetkan striker Uruguay Martin Cauteruccio dan Dorny Romero untuk membongkar pertahanan tuan rumah.
Pertandingan di Maracana ini merupakan bagian dari 16 laga pekan kelima Copa Libertadores yang disiarkan langsung melalui ESPN dan platform Disney+ bersama lima klub Brasil lainnya seperti Flamengo, Cruzeiro, Corinthians, Palmeiras, dan Mirassol.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow