Franco Colapinto Pamerkan Bendera Maradona dan Messi di GP Belgia
Pembalap Formula 1 dari tim Alpine, Franco Colapinto, memamerkan bendera bergambar Diego Maradona dan Lionel Messi di area boks sirkuit Spa-Francorchamps menjelang dibukanya sesi balapan Grand Prix Belgia 2026.
Aksi emosional dari pembalap berkebangsaan Argentina tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan moril untuk negaranya yang berhasil menembus babak final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris di semifinal.
"El fútbol es el deporte más hermoso del mundo" cetus Diego Maradona, legenda sepak bola dunia yang kutipannya merefleksikan bagaimana gairah tersebut kini bersinggungan dengan ajang Formula 1 melalui aksi Colapinto di Spa-Francorchamps.
Sebelum sesi pamer bendera tersebut dilakukan, Colapinto juga tertangkap kamera tiba di sirkuit dengan mengenakan jersei alternatif tim nasional Argentina bernomor punggung 10 milik Messi.
"impresionante" ujar Franco Colapinto, pembalap tim Alpine, saat membentangkan bendera nasional tersebut di hadapan para fotografer yang meliput.
Sentimen nasionalisme ini diakui Colapinto sempat mengalihkan fokus utamanya dari persiapan balapan jet darat yang berlangsung di Belgia tersebut.
"La carrera mucho no importa, la verdad" aku Franco Colapinto, pembalap tim Alpine, saat diwawancarai oleh media ESPN.
Ia juga menambahkan rasa cemasnya menghadapi pertandingan final sepak bola yang jadwalnya berdekatan dengan agenda balapan di Spa-Francorchamps.
"Va a ser complicado. Seguro que voy a estar mucho más nervioso por el partido que por la carrera" tambah Franco Colapinto, pembalap tim Alpine.
Bagi Colapinto, etos kerja keras tim nasional sepak bola Argentina merupakan refleksi dan inspirasi nyata yang ia terapkan dalam karier balap profesionalnya di Eropa.
"Lo más importante es trabajar calladito. Es como lo hace la Selección y lo hicieron siempre. Hay que seguir peleándola.
Nunca darnos por vencidos en las oportunidades que tenemos, que son muy escasas en comparación a los europeos. Siempre damos el 120%. Es lo que tenemos en la sangre" tegas Franco Colapinto, pembalap tim Alpine.
Ia memandang posisinya sebagai representasi tunggal negaranya di ajang F1 sebagai sebuah tantangan besar sekaligus sumber motivasi tambahan.
"Mi carrera es lo mismo. Es contra los argentinos. Eso nos da más fuerzas al final para seguir luchando. Yo soy uno contra miles, es más complicado" tutur Franco Colapinto, pembalap tim Alpine.
Tekad untuk selalu menunjukkan daya saing tinggi tanpa banyak bicara menjadi pembuktian tersendiri bagi sang pembalap terhadap kritik-kritik dari pihak luar.
"Somos los argentinos y nos representa. Todos lo hacen en su trabajo, lo mostramos en cada ámbito de nuestras vidas. Siempre querer ganar con competitividad, pero nos callamos y demostramos en la cancha. No entienden los demás: nos subestiman, hablan mal y critican a Messi" pungkas Franco Colapinto, pembalap tim Alpine.
Dalam sesi kualifikasi yang berlangsung hari Sabtu, Colapinto mencatatkan waktu 1:46.392 yang menempatkannya di urutan ke-13 dan gagal melaju ke babak Q3, sama seperti rekan setimnya Pierre Gasly di posisi ke-12.
Kendati demikian, adanya penalti yang dijatuhkan kepada pembalap McLaren Lando Norris serta pembalap Racing Bulls Isack Hadjar membuat posisi start Colapinto naik ke urutan ke-11.
Balapan seri kesepuluh musim ini di Belgia menjadi momentum penting bagi Colapinto untuk meraup poin penuh menggunakan mobil Alpine A526 miliknya demi mengamankan kontrak kursi pembalap utama untuk musim 2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow