Franco Mastantuono Pilih Fiorentina untuk Masa Peminjaman dari Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Franco Mastantuono memilih bergabung dengan Fiorentina sebagai klub peminjaman dari Real Madrid guna mendapatkan menit bermain lebih banyak dan berkembang secara konsisten.

Gelandang muda asal Argentina itu sebelumnya dibeli Real Madrid dari River Plate dengan nilai 45 juta euro pada 2025, namun kesulitan mendapatkan kesempatan bermain di Santiago Bernabeu.

Beberapa klub sempat tertarik meminjamkan Mastantuono, tetapi ia akhirnya memutuskan Fiorentina sebagai tempat berkarier sementara, karena proyek pelatih Fabio Grosso dan sejarah pemain Argentina di klub tersebut, dilansir dari Bola.

Mastantuono mengatakan, "Saya memikirkan Serie A, liga yang kompetitif dan selalu menarik perhatian saya, pentingnya klub ini serta banyak pemain Argentina yang telah mencatat sejarah di sini," ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport.

Ia juga menyukai kota Florence dan mendapat rekomendasi positif dari banyak orang yang ia temui.

Tak lama setelah bergabung, Mastantuono mendapat kesempatan bertemu dengan legenda Fiorentina dan Argentina, Gabriel Batistuta, dalam perayaan ulang tahun ke-100 klub.

"Itu luar biasa. Kami berbicara tentang sepak bola, kota, para penggemar, dan apa artinya bermain di sini. Florence rumahnya, jadi saya akan menyimpan nasihatnya," kata Mastantuono.

Salah satu alasan utama pemilihan Fiorentina adalah proyek dari pelatih Fabio Grosso.

"Saya juga memilih Fiorentina karena pelatih. Begitu Fabio Grosso menelepon, saya langsung memahami bahwa proyeknya sangat sempurna untuk saya," ujarnya.

Selain itu, nasihat dari Jose Mourinho, pelatih Real Madrid yang berpengalaman di sepak bola Italia, turut mempengaruhi keputusannya.

"Dia adalah pelatih hebat dengan energi yang luar biasa. Saat kami berbicara, saya belum memilih Florence, tetapi dia memberikan nasihat kepada saya. Bersama dia dan Real Madrid, akhirnya diputuskan menjalani masa peminjaman untuk bermain secara konsisten adalah pilihan terbaik," tutur Mastantuono.

Ia menekankan bahwa kesempatan bermain reguler lebih penting daripada sekadar tampil di kompetisi Eropa.

"Saya memberikan prioritas kepada prospek perkembangan. Fiorentina fokus kepada pemain muda dan kualitas, jadi ini adalah tempat terbaik untuk mengekspresikan ide sepak bola saya," tambahnya.

Mastantuono mengakui sepak bola Italia berbeda dengan La Liga Spanyol, lebih mengutamakan aspek fisik dan taktik, tetapi memiliki kemiripan dengan sepak bola Argentina.

"Benar bahwa sepak bola Italia lebih fisik dan taktikal dibandingkan La Liga, tetapi dalam beberapa hal lebih dekat dengan Argentina," katanya.

Ia mengidolakan beberapa pemain Argentina seperti Lionel Messi, Angel Di Maria, dan Paulo Dybala, dengan Dybala menjadi sosok yang dekat dengannya.

"Saya mengagumi Angel Di Maria dan Paulo Dybala, terutama karena Dybala bermain di posisi saya bermain. Saya memiliki hubungan baik dengan Dybala, kami bahkan pernah bermain padel di Argentina," ungkapnya.

Mastantuono berharap performanya di Fiorentina bisa membawanya kembali ke tim nasional Argentina.

"Jersey Argentina adalah yang terbaik dan saya berharap bisa segera mengenakannya lagi. Namun, untuk mewujudkannya, saya harus bekerja keras dan bermain secara reguler," ujarnya.

Ia juga menyadari perlu meningkatkan efektivitas di depan gawang.

"Saya terus maju, menyerang lawan dan menunjukkan karakter, tetapi saya harus lebih efisien di depan gawang," kata pemain muda ini.

Mastantuono bertekad memberikan hiburan kepada penggemar Fiorentina lewat gol dan assist.

"Saya ingin menghibur para penggemar dengan mencetak gol dan memberikan assist kepada rekan-rekan setim," ujarnya.

Ia juga sudah memiliki target partner umpan, Mateo Pellegrino, yang dikenal kuat dalam duel udara.

"Saya tahu Mateo Pellegrino sangat bagus dalam duel udara. Dia membutuhkan assist," tutup Mastantuono.

Masa peminjaman di Fiorentina menjadi kesempatan penting bagi Mastantuono untuk membuktikan investasi besar Real Madrid tidak sia-sia, dengan harapan kembali ke Madrid sebagai pemain yang lebih matang.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed