FTSE Russell Merombak Konstituen Indeks Saham Asia Pasifik
Lembaga penyedia indeks global FTSE Russell mengumumkan perombakan konstituen dalam indeks saham miliknya untuk wilayah Asia-Pasifik di luar Jepang dan China pada Jumat (21/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Pengocokan ulang tersebut berdampak pada 38 saham asal Indonesia. Rinciannya meliputi satu saham turun kelas dari Mid Cap ke Micro Cap, sembilan saham terdepak dari Small Cap, delapan saham turun kasta dari Small Cap ke Micro Cap, serta 28 saham keluar dari Micro Cap.
Selain di Indonesia, FTSE Russell juga memangkas sejajaran saham di negara lain dari kasta Large Cap. Pemangkasan tersebut menyasar 9 saham Australia, 3 saham Hong Kong, 29 saham India, 8 saham Korea Selatan, 6 saham Malaysia, 2 saham Selandia Baru, 2 saham Filipina, 3 saham Singapura, 4 saham Taiwan, dan 1 saham Thailand.
Pada segmen Mid Cap, deretan saham dari berbagai negara turut dikeluarkan. Hal ini mencakup 6 saham dari Australia, 5 dari Hong Kong, 4 dari India, 17 dari Korea Selatan, 1 dari Malaysia, 1 dari Selandia Baru, 2 dari Filipina, 1 dari Singapura, 11 dari Taiwan, dan 4 dari Thailand.
Pengurangan jumlah saham juga terjadi di kasta Small Cap. Penyedia indeks ini mengeluarkan 8 saham asal Australia, 7 saham Hong Kong, 2 saham India, 26 saham Korea Selatan, 2 saham Malaysia, 1 saham Filipina, 1 saham Singapura, 19 saham Taiwan, serta 3 saham Thailand. Sementara itu, pemangkasan terbesar terjadi di kategori Micro Cap. Secara keseluruhan, FTSE Russell mendepak 59 saham dari Australia, 25 dari Hong Kong, 66 dari India, 318 dari Korea Selatan, 30 dari Malaysia, 2 dari Selandia Baru, 7 dari Singapura, 100 dari Taiwan, dan 18 dari Thailand.
Seluruh perubahan posisi konstituen indeks ini dijadwalkan berlaku efektif setelah penutupan perdagangan pada Jumat, 18 September 2026, atau mulai Senin, 21 September 2026. Kendati demikian, penyesuaian masih memungkinkan dilakukan sebelum tanggal efektif tersebut. "Perubahan hasil tinjauan indeks yang tercantum dalam berkas-berkas terlampir dapat mengalami revisi hingga akhir jam kerja pada hari Jumat, 4 September 2026. Mulai hari Senin, 7 September 2026, perubahan hasil tinjauan indeks tersebut akan dianggap final," tulis pengumuman FTSE Russell, Jumat (21/8/2026).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow