BMKG Catat Gempa M5.2 Guncang Mindanao Filipina Siang Ini
Gempa bumi beruntun berkekuatan terbesar magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Selasa (9/6/2026) siang ini pukul 13.15 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa terletak di laut dengan kedalaman 24 kilometer.
Berdasarkan data resmi BMKG, pusat getaran gempa M5,2 tersebut berada pada koordinat 5,43 Lintang Utara dan 125,21 Bujur Timur. Guncangan ini merupakan bagian dari rangkaian gempa bumi yang terjadi berdekatan di wilayah Mindanao sejak tengah hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan ataupun korban jiwa akibat guncangan tersebut. Otoritas kebencanaan setempat masih melakukan pemantauan intensif di area terdampak dekat perbatasan laut Indonesia.
Rangkaian Aktivitas Gempa di Mindanao
Wilayah Mindanao di Filipina mencatat aktivitas seismik yang sangat tinggi dalam kurun waktu kurang dari dua jam pada siang ini. BMKG mencatat sedikitnya ada enam kali guncangan lain yang berpusat di kawasan tersebut dengan kekuatan bervariasi.
Daftar Guncangan Beruntun
Rangkaian getaran dimulai sejak pukul 12.38 WIB dengan magnitudo 4,0 pada kedalaman 84 kilometer. Setelah itu, lindu kembali terjadi secara berurutan dengan jeda waktu yang relatif singkat.
Berikut adalah rincian aktivitas gempa bumi yang melanda Mindanao, Filipina, pada siang ini berdasarkan lini masa pencatatan data seismik:
- Pukul 12.38 WIB: Magnitudo 4,0 dengan kedalaman 84 km
- Pukul 12.40 WIB: Magnitudo 4,0 dengan kedalaman 10 km
- Pukul 12.49 WIB: Magnitudo 3,8 dengan kedalaman 5 km
- Pukul 13.01 WIB: Magnitudo 4,3 dengan kedalaman 10 km
- Pukul 13.15 WIB: Magnitudo 5,2 dengan kedalaman 24 km
- Pukul 13.25 WIB: Magnitudo 4,3 dengan kedalaman 8 km
- Pukul 13.36 WIB: Magnitudo 4,3 dengan kedalaman 10 km
Aktivitas Seismik di Wilayah Indonesia
Selain rentetan gempa di Filipina, BMKG juga mendeteksi adanya aktivitas tektonik di beberapa wilayah Indonesia pada hari yang sama. Beberapa titik di Sulawesi, Kepulauan Talaud, Sumbawa, hingga Jawa turut mencatat adanya guncangan minor.
Detail Parameter Gempa Regional
Satu gempa di daratan Sulawesi tercatat di wilayah Semenanjung Minahassa dengan kedalaman yang cukup dalam, mencapai 129 kilometer. Sementara itu, wilayah Kepulauan Talaud yang secara geografis dekat dengan Filipina juga melaporkan adanya guncangan.
Data terperinci mengenai lokasi, kekuatan, dan kedalaman gempa bumi yang terjadi di regional Indonesia dan sekitarnya pada siang ini dapat dilihat melalui tabel berikut:
| Waktu (WIB) | Magnitudo | Kedalaman | Koordinat Lokasi | Wilayah Episentrum |
|---|---|---|---|---|
| 11:47:57 | 2,5 | 32 Km | 8,42 LS - 109,92 BT | Jawa, Indonesia |
| 12:13:42 | 3,7 | 23 Km | 4,56 LU - 126,95 BT | Kepulauan Talaud, Indonesia |
| 12:21:27 | 2,8 | 69 Km | 2,97 LS - 140,22 BT | Pantai Utara Papua Barat |
| 12:22:51 | 2,6 | 46 Km | 9,45 LS - 117,88 BT | Wilayah Sumbawa, Indonesia |
| 13:05:27 | 2,7 | 129 Km | 0,25 LU - 122,43 BT | Semenanjung Minahassa, Sulawesi |
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari lembaga berwenang. BMKG terus memperbarui data real-time mengenai perkembangan aktivitas kegempaan tektonik ini melalui saluran komunikasi resmi mereka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow