Gianni Infantino Hadiri Turnamen Karibia di Tengah Konflik FIFA

Smallest Font
Largest Font

Presiden FIFA Gianni Infantino tetap menghadiri turnamen sepak bola kelompok usia di bawah 14 tahun (U-14) di Punta Cana, Republik Dominika, seperti dilansir dari Bola. Kehadiran tersebut tetap dilakukan meski sebelumnya ada larangan dari Wakil Presiden FIFA Victor Montagliani di tengah krisis krisis tata kelola internal organisasi.

Infantino membagikan sejumlah foto saat bertemu pejabat pemerintahan dan pengurus sepak bola lokal di pinggir lapangan turnamen Caribbean Football Union (CFU). Momen tersebut berlangsung saat FIFA sedang menghadapi penolakan atas rencana pembentukan anak perusahaan baru untuk menjual aset komersial Piala Dunia kepada investor swasta.

Kehadiran Infantino dinilai memicu polemik karena sehari sebelumnya Montagliani secara resmi meminta sang Presiden FIFA untuk membatalkan kunjungan tersebut. Montagliani mengkhawatirkan isu politik internal organisasi akan mengalihkan sorotan dari ajang olah raga usia muda tersebut.

"Saya yakin dengan mempertimbangkan krisis tata kelola yang sedang melanda FIFA akibat proposal kontroversial FIFA Forward Enterprise Anda, media akan berfokus pada situasi tersebut," tulis Montagliani dalam surat elektronik yang dilihat ESPN.

Surat tersebut menegaskan bahwa sorotan publik pada konflik kepemimpinan berpotensi merusak tujuan utama penyelenggaraan kompetisi regional di Republik Dominika.

"Hal ini, sayangnya akan secara signifikan mengalihkan perhatian dari aspek teknis kompetisi usia muda CFU," lanjut Montagliani, yang juga Presiden Concacaf.

Ketegangan internal ini berakar dari penolakan tiga petinggi FIFA, yakni Montagliani, Aleksander Ceferin (UEFA), dan Sheik Salman bin Ebrahim Al Khalifa (AFC) terhadap gaya kepemimpinan Infantino. Ketiganya menentang rencana pengalihan 20 persen saham anak perusahaan baru FIFA kepada kelompok investor yang dipimpin Joshua Kushner.

Akibat gelombang protes pimpinan konfederasi dan suporter, Infantino membatalkan proyek tersebut pada 1 Agustus. Pembatalan dilakukan beberapa jam setelah Chief Operating Officer FIFA Kevin Lamour melayangkan kritik terbuka, yang berbuntut pada pemecatan Lamour dari jabatannya.

FIFA mencatat bahwa badan sepak bola regional seperti CFU menerima kucuran dana langsung hingga 5 juta dolar AS dalam setiap siklus empat tahun Piala Dunia. Dukungan federasi Karibia dan Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) dinilai menjadi basis kekuatan politik Infantino untuk mempertahankan pengaruhnya di tingkat global.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed