Graham Platner Mundur dari Bursa Senat Maine Pascadugaan Pemerkosaan
Kandidat Senat dari Partai Demokrat, Graham Platner, resmi menghentikan pencalonannya di Maine pada Rabu setelah kehilangan dukungan luas dari sekutu politiknya akibat mencuatnya dugaan kasus pemerkosaan. Keputusan tersebut diambil menyusul laporan media Politico yang menyebutkan seorang wanita bernama Jenny Racicot menuduh Platner melakukan kekerasan seksual pada tahun 2021 dalam kondisi mabuk. Platner menyampaikan pengumuman pengunduran dirinya melalui sebuah video yang diunggah di media sosial.
"We believe that for the movement to continue, it can't be me. And for that reason, we are suspending campaign operations," ujar Graham Platner, Mantan Kandidat Senat.
Pria yang sebelumnya sempat tersandung kontroversi terkait tato mirip simbol Nazi dan pesan eksplisit tersebut menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk pengakuan atas tuduhan yang diarahkan kepadanya. "This is incredibly difficult because I know that some will think it's an admission of guilt, and it most certainly is not," lanjut Graham Platner, Mantan Kandidat Senat.
Ia berdalih bahwa penghentian kampanye ini terpaksa dilakukan karena hilangnya struktur dukungan politik akibat intervensi pihak-hal yang memiliki kekuasaan. "We're not doing it because of the allegations. We're doing it because of the structures that are being taken away from us by those in power," tambah Graham Platner, Mantan Kandidat Senat.
Pihak Platner sendiri secara konsisten menolak kebenaran dari klaim kekerasan seksual yang dilaporkan tersebut. "Any accusation of non-consensual behavior is categorically untrue," tegas Graham Platner, Mantan Kandidat Senat. Pernyataan Platner sebelumnya di media sosial juga sempat mengisyaratkan ketidakpastian masa depan politiknya sesaat setelah laporan Politico terbit.
"taking the time to reflect on the best path forward for the state that I love, the people that I love, the movement I belong to and the goal of defeating Susan Collins," kata Graham Platner, Mantan Kandidat Senat.
Pascapublikasi kasus tersebut, sejumlah politisi senior Demokrat seperti Senator Bernie Sanders, Senator Elizabeth Warren, Senator Ruben Gallego, dan Perwakilan Ro Khanna langsung menarik dukungan mereka. Pihak internal Partai Demokrat di Maine menyatakan telah menggelar pertemuan darurat yang diikuti oleh lebih dari 100 anggota untuk membahas mekanisme konvensi nominasi baru demi mengisi kekosongan posisi kandidat. "There is an unprecedented amount of energy and enthusiasm among Maine Democrats, driven in part by many of the dedicated volunteers and supporters who were inspired by Graham Platner's campaign. We look forward to coming together and harnessing that energy around our new nominee as we work to defeat Susan Collins in November," rilis Partai Demokrat Maine.
Langkah cepat ini krusial bagi Demokrat karena aturan pemilu negara bagian mewajibkan penarikan resmi kandidat dilakukan paling lambat Senin, 13 Juli agar partai dapat mendaftarkan nama pengganti sebelum tenggat waktu 27 Juli.
Editor Senat dan Gubernur dari Cook Political Report, Jessica Taylor, menilai bahwa wilayah Maine menjadi kunci vital bagi Demokrat untuk merebut kembali kursi mayoritas di Senat AS. "It is virtually impossible to see a path for Senate Democrats back to the majority if they do not flip Maine," cetus Jessica Taylor, Editor Cook Political Report.
Ia menambahkan bahwa figur baru tanpa beban skandal berat seperti Platner akan membuka kembali peluang politik Demokrat untuk bersaing melawan petahana dari Partai Republik, Susan Collins. "Virtually any Democrat that does not have as substantial baggage as Platner represents a much better chance against Susan Collins," papar Jessica Taylor, Editor Cook Political Report.
Meskipun waktu kampanye tersisa sangat sempit, Taylor mengibaratkan pergantian ini mirip dengan situasi saat Kamala Harris menggantikan posisi Joe Biden dalam bursa pemilu presiden. "They'd be starting this race very late, in the same way that Kamala Harris replaced Joe Biden on the ballot. We're hitting the final sprint there, but a fresh nominee makes this race about Susan Collins again, which is what Democrats need," pungkas Jessica Taylor, Editor Cook Political Report. Sejumlah nama kini mulai mencuat sebagai potensial pengganti Platner di bursa pencalonan, di antaranya Sekretaris Negara Bagian Maine Shenna Bellows, mantan Kepala CDC Maine Nirav Shah, dan mantan Presiden Senat Negara Bagian Troy Jackson.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow