Harga Bitcoin Hari Ini Turun di Bawah Level 77.000 Dolar AS Akibat Arus Keluar ETF

Smallest Font
Largest Font

Harga Bitcoin tergelincir di bawah level 77.000 dolar AS pada Rabu (20/5/2026) setelah gagal mempertahankan posisi di atas rata-rata pergerakan utama. Tekanan jual dari pemegang jangka pendek serta rekor arus keluar dari dana investasi terdaftar (ETF) menjadi pemicu utama koreksi pasar kripto hari ini.

Berdasarkan data pasar per pukul 06.10 WIB, mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini berada di level 76.635 dolar AS. Angka tersebut mencerminkan penurunan sebesar 0,51% dalam 24 jam terakhir, sekaligus memperpanjang tren negatif sebesar 4,97% selama sepekan terakhir.

Laporan pasar menunjukkan bahwa pergerakan aset digital ini sempat tertahan dan ditolak oleh garis moving average (MA) 200 hari. Kegagalan menembus batas teknikal penting tersebut memicu kekhawatiran baru di kalangan pelaku pasar mengenai potensi kelanjutan momentum bearish.

Penurunan kinerja Bitcoin juga dipengaruhi oleh situasi ekonomi global yang kurang mendukung. Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat dilaporkan berada di angka 3,8% secara tahun-ke-tahun (YoY), sebuah pencapaian yang dinilai lebih panas dari perkiraan awal para analis pasar.

Kondisi inflasi yang persisten ini memicu kekhawatiran bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Akibatnya, produk investasi mata uang kripto global mencatat arus keluar mingguan terbesar sepanjang tahun berjalan ini, dengan total dana yang ditarik mencapai 24.303 BTC.

Secara spesifik, produk investasi berbasis aset kripto spot di Amerika Serikat mengalami penarikan dana yang cukup masif. Dalam kurun waktu lima hari terakhir, total arus dana yang keluar dari instrumen tersebut telah menembus angka 1,6 miliar dolar AS.

Bitcoin Alami Momentum Bearish Pantau Terus Area Penting Ini | Alpha Beta Soup

Sinyal pelemahan volatilitas dan minat institusional juga terlihat jelas di pasar berjangka reguler. Basis tahunan untuk kontrak berjangka Bitcoin di bursa CME bahkan sempat merosot hingga ke bawah level 2,5%, yang menunjukkan penurunan premi secara signifikan.

Aksi Jual Investor Jangka Pendek

Sentimen negatif ini diperparah oleh perilaku para pelaku pasar retail dan institusi kecil yang mulai melepaskan kepemilikan mereka. Data pelacakan blockchain mendeteksi adanya aktivitas distribusi yang cukup agresif dalam beberapa hari terakhir ke bursa-bursa utama.

Kelompok pemegang jangka pendek atau short-term holders terdeteksi telah menjual lebih dari 15.000 BTC untuk mengamankan modal atau membatasi kerugian. Langkah likuidasi massal ini menambah beban tekanan jual di pasar spot yang pasokannya sedang melimpah.

Para analis teknikal memperingatkan adanya risiko penurunan lanjutan yang lebih dalam jika struktur pasar saat ini patah. Bitcoin gagal mempertahankan posisinya di atas rata-rata pergerakan utama yang sebelumnya kokoh berada di kisaran level 83.000 dolar AS.

Berikut adalah rincian performa historis dan perubahan indikator pasar Bitcoin global yang terjadi pada periode perdagangan terkini:

Tabel 1: Indikator Pergerakan Pasar dan Harga Bitcoin 20 Mei 2026
Metrik PasarNilai / Posisi Saat IniPerubahan Berkala
Harga Spot BTC76.635 dolar ASTurun 0,51% (24 Jam)
Performa MingguanTurun 4,97% (7 Hari)
Arus Keluar ETF AS1,6 miliar dolar ASAkumulasi 5 Hari
Volume Jual Pemegang Pendek15.000 BTC
Basis Kontrak Berjangka CME< 2,5%Penurunan Tren

Data sekunder menunjukkan bahwa tingkat pendanaan (funding rate) rata-rata 30 hari Bitcoin telah berada di area negatif selama 81 hari berturut-turut. Konsistensi angka negatif ini merefleksikan kuatnya dominasi para pedagang yang mengambil posisi short atau bertaruh pada penurunan harga.

Proyeksi Batas Bawah dan Level Kritis

Dengan kondisi teknikal yang rapuh, para pengamat dari FXStreet dan Babel Insight memetakan area pertahanan penting berikutnya bagi para pembeli. Jika harga terus tertekan ke bawah level psikologis 75.000 dolar AS, maka risiko kejatuhan menuju level 70.000 dolar AS menjadi sangat terbuka.

Beberapa indikator teknikal jangka panjang bahkan memunculkan peringatan ekstrem mengenai potensi koreksi yang lebih dalam hingga menyentuh level 41.000 dolar AS. Kendati demikian, riset dari K33 menyebutkan bahwa level 60.000 dolar AS berpeluang besar untuk menjadi titik terendah dari siklus pasar saat ini.

Informasi ini bukan saran investasi. Setiap keputusan transaksi aset digital sepenuhnya berada di tangan pembaca. Konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum melakukan investasi.

Hingga saat ini, para pelaku pasar masih bersikap waspada sembari mencermati pergerakan volume perdagangan harian untuk melihat adanya tanda-tanda pembalikan arah atau akumulasi kembali oleh para investor besar (whales).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed