Harga Emas Antam Hari Ini Turun Menjadi Rp2.861.000 per Gram

Smallest Font
Largest Font

Harga emas Antam hari ini Rabu, 20 Mei 2026 dipatok sebesar Rp2.861.000 per gram untuk cetakan pecahan standar. Nilai komoditas tersebut mencatatkan penurunan tipis sebesar -0,17 persen dibandingkan dengan harga penutupan pada perdagangan hari sebelumnya.

Koreksi harga emas hari ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat yang aktif dalam instrumen investasi emas batangan di tanah air. Berdasarkan pembaruan data resmi, pergerakan nilai logam mulia ini mencerminkan dinamika pasar perdagangan komoditas yang terus berubah fluktuatif.

Penurunan tipis ini mengubah peta harga untuk berbagai ukuran pecahan yang tersedia di pasaran, mulai dari bobot terkecil 0,5 gram hingga pecahan terbesar 1.000 gram. Perubahan nominal tersebut otomatis memengaruhi nilai transaksi perdagangan fisik harian di berbagai gerai resmi.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Bagi publik yang memantau pasar logammulia, rincian nominal per pecahan menjadi acuan krusial sebelum melakukan transaksi jual maupun beli. Perbedaan tipis pada harga per gram akan terakumulasi cukup besar pada pecahan-pecahan bernilai tinggi.

Berikut adalah rincian lengkap harga emas batangan dari produsen BUMN untuk wilayah kepabeanan Jakarta berdasarkan data logammulia pada periode pembaruan terkini:

Daftar Harga Emas Batangan Antam 20 Mei 2026
Ukuran PecahanHarga Batangan (Rp)
0,5 gram1.480.500
1 gram2.861.000
2 gram5.662.000
5 gram14.030.000
10 gram27.955.000
25 gram69.637.000
50 gram139.115.000
100 gram278.052.000
250 gram694.865.000
500 gram1.389.520.000
1.000 gram2.778.600.000

Faktor Penyebab Perubahan Harga Logam Mulia

Masyarakat sering mempertanyakan "kenapa harga emas naik turun" dalam waktu yang relatif singkat. Secara umum, fluktuasi nilai logam mulia ini sangat dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta pergerakan harga emas di pasar spot global.

Selain faktor nilai tukar mata uang, tingkat inflasi global dan kebijakan suku bunga bank sentral juga menjadi pemicu utama fluktuasi. Ketika kondisi ekonomi global tidak menentu, permintaan terhadap aset aman atau safe haven biasanya melonjak pesat dan memicu kenaikan harga.

Sebaliknya, saat penguatan mata uang terjadi atau ada alternatif investasi lain yang menawarkan imbal hasil lebih menarik, tekanan jual pada sektor komoditas dapat meningkat. Hal inilah yang memicu terjadinya penurunan harga seperti yang terpantau pada perdagangan pekan ini.

Harga Emas Bergerak Turun ke Rp2,7 Juta per Gram | METRO TV

Komparasi Antam dan UBS di Pasar Investasi

Di kalangan pelaku investasi emas batangan, pertanyaan mengenai "bagusan beli emas antam atau ubs" sering menjadi bahan diskusi hangat. Kedua merek tersebut merupakan produsen emas batangan yang paling populer dan paling banyak diperjualbelikan di Indonesia.

Terdapat beberapa poin mendasar mengenai "beda emas antam dan ubs" yang perlu dipahami oleh para investor pemula sebelum menempatkan dana mereka. Aspek pembeda tersebut meliputi produsen cetakan, tampilan fisik, ketersediaan ukuran di pasar, hingga nilai jual kembali yang ditawarkan.

  • Produsen: Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk yang merupakan bagian dari BUMN Holding Pertambangan, sedangkan UBS dikeluarkan oleh PT Untung Bersama Sejahtera yang merupakan perusahaan swasta.
  • Sertifikasi: Emas Antam modern menggunakan sertifikat CertiCard dengan keamanan tinggi yang menyatu dengan kemasan, sementara UBS umumnya menyertakan sertifikat kertas atau model kemasan khusus.
  • Dimensi: Cetakan Antam cenderung sedikit lebih tebal dan padat, sementara cetakan UBS biasanya memiliki dimensi permukaan yang tampak sedikit lebih lebar untuk berat yang sama.
  • Pilihan Ukuran: Antam menyediakan pecahan yang sangat bervariasi dari ukuran sangat kecil hingga besar, sementara UBS juga memiliki variasi pecahan yang fleksibel untuk kebutuhan retail.

Secara umum, kedua jenis produk logam mulia ini memiliki kadar kemurnian yang setara, yaitu 99,99 persen emas murni. Pilihan antara kedua merek tersebut sering kali kembali pada preferensi pribadi investor terkait ketersediaan stok di gerai terdekat dan selisih harga beli harian.

Selain memantau pergerakan harga beli, memahami "cara menghitung harga buyback emas" juga menjadi hal fundamental dalam manajemen portofolio. Harga buyback atau harga jual kembali adalah nilai yang akan diterima oleh pemilik emas ketika menjual kembali aset mereka ke pihak produsen atau gerai resmi.

Nilai transaksi buyback biasanya ditetapkan terpisah dari harga beli harian dan mengikuti regulasi perpajakan yang berlaku. Sesuai dengan aturan regulasi finansial nasional, transaksi penjualan kembali logam mulia kepada lembaga formal dapat dikenakan potongan pajak penghitungan langsung.

Secara umum, perhitungan bersih dilakukan dengan mengalikan total berat emas yang dimiliki dengan harga buyback per gram yang berlaku pada hari transaksi, kemudian dikurangi komponen pajak jika penyerahan tidak disertai dokumen pendukung lengkap. Pihak PT Aneka Tambang Tbk terus memperbarui posisi harga buyback ini secara berkala melalui situs resmi logammulia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed