Harga Emas Tertahan di Kisaran US$4.000 Menjelang Rilis Data PCE AS

Smallest Font
Largest Font

Harga emas bergerak mendatar di kisaran level psikologis US$4.000 per ons pada perdagangan hari Kamis karena pelaku pasar mengantisipasi rilis data inflasi Amerika Serikat yang krusial.

Komoditas ini mempertahankan tren pelemahan dalam beberapa hari terakhir dan tetap berada di dekat level terendah sejak November 2025. Data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) AS yang akan dirilis menjadi fokus utama karena akan menentukan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve selanjutnya.

Meredanya kekhawatiran inflasi didorong oleh penurunan signifikan harga minyak mentah setelah pembukaan kembali Selat Hormuz serta pembebasan sanksi sementara selama 60 hari terhadap produksi minyak Iran. Situasi tersebut menekan harga minyak ke level terendah sejak sebelum perang AS-Iran dan mengurangi tekanan hulu pada inflasi konsumen.

Berdasarkan data Alat FedWatch CME Group, para pelaku pasar saat ini masih memperhitungkan peluang lebih dari 80 persen bahwa bank sentral AS akan menaikkan biaya pinjaman pada akhir tahun ini. Sentimen investor juga terbebani oleh aksi jual global pada saham teknologi yang terjadi awal pekan ini, sehingga turut mendukung penguatan Dolar AS sebagai aset aman.

Dari sisi teknis, indikator Relative Strength Index (RSI) berada di dekat wilayah jenuh jual sekitar angka 28 yang menunjukkan potensi perlambatan laju penurunan. Pemulihan harga yang berarti di atas level US$4.000 diproyeksikan akan menghadapi hambatan baru dari para penjual di sekitar wilayah US$4.065 hingga US$4.070 per ons.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed