Harga Karet SGX Sicom Bertahan di Level Rp39.821 per Kilogram Jelang Akhir Pekan
Harga karet alam internasional di bursa Singapura atau SGX-Sicom bertahan di kisaran Rp39.821 per kilogram pada perdagangan menjelang akhir pekan, Jumat, 26 Juni 2026. Nilai tersebut menunjukkan pergerakan pasar yang stabil meskipun sempat mengalami dinamika penurunan tipis dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data perdagangan komoditas terbaru, posisi harga komoditas global ini berada di level 222,9 sen AS per kilogram. Dengan acuan nilai tukar rupiah yang berada di posisi Rp17.865 per dolar AS, harga untuk Kadar Karet Kering atau KKK 100 persen hanya terkoreksi tipis sebesar Rp57 per kilogram dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Sebelumnya, pada perdagangan Rabu, 24 Juni 2026, harga karet setara KKK 100 persen sempat tercatat sebesar Rp39.878 per kilogram. Nilai tersebut didapatkan dari harga bursa sebesar 224,3 sen AS per kilogram dengan asumsi nilai tukar rupiah senilai Rp17.779 per dolar AS, setelah sebelumnya mengalami penurunan sebesar Rp405 per kilogram.
Rincian Harga Karet Berdasarkan Kadar Kering
Penetapan nilai jual di tingkat produsen dan pasar internasional sangat bergantung pada persentase kadar air yang terkandung dalam komoditas tersebut. Berikut adalah rincian harga komoditas karet berdasarkan persentase Kadar Karet Kering sebelum dilakukan pemotongan biaya produksi:
Setiap tingkatan kadar memiliki selisih nilai yang cukup signifikan di pasar perdagangan pasar berjangka internasional. Informasi harga ini dirangkum dari laporan harian transaksi komoditas global melalui publikasi berkala Agricom.
| Kadar Karet Kering (KKK) | Harga per Kilogram (Rp) |
|---|---|
| KKK 100% | 39.821 |
| KKK 70% | 27.875 |
| KKK 60% | 23.893 |
| KKK 50% | 19.911 |
| KKK 40% | 15.928 |
| KKK 30% | 11.946 |
Dampak Positif terhadap Pendapatan Petani Daerah
Stabilnya angka perdagangan di bursa internasional membawa dampak positif yang nyata bagi para petani di tingkat daerah, salah satunya di Kabupaten Musi Banyuasin atau Muba, Sumatera Selatan. Penguatan harga acuan ekspor ini secara langsung mendorong peningkatan daya beli masyarakat perkebunan setempat.
Peran Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar
Pemerintah daerah memaksimalkan fungsi kelembagaan tani untuk menjaga stabilitas nilai jual di tingkat lokal. Keberadaan kelompok terorganisasi ini membantu memotong rantai pasok yang terlalu panjang di desa-desa.
- Terdapat 126 Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar atau UPPB yang aktif sebagai wadah resmi pemasaran karet petani di Kabupaten Muba.
- Rata-rata harga karet di tingkat UPPB dalam dua bulan sebelum Juni 2026 berada pada tingkat Rp22.670 per kilogram.
- Rata-rata harga karet sejak awal Juni 2026 hingga akhir Juni mencatatkan kenaikan positif menjadi Rp23.642 per kilogram.
Kenaikan Harga Acuan Tingkat Lokal
Menurut laporan berkala dari jurnalis Pal TV Official dan sumsel.tribunnews.com, skema penjualan melalui sistem satu pintu terbukti efektif mendongkrak kesejahteraan hulu. Berdasarkan harga acuan bursa SGX-Sicom dengan indikator KKK 50 persen, harga karet di tingkat UPPB naik sebesar Rp1.782 per kilogram, dari yang sebelumnya hanya sebesar Rp17.552 per kilogram kini sukses menyentuh angka Rp19.333 per kilogram.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Dinas perkebunan setempat terus mengimbau para petani untuk menjaga kualitas bahan olahan karet atau bokar yang dihasilkan. Langkah ini penting dilakukan agar standar mutu karet lokal tetap memenuhi spesifikasi pasar ekspor global yang ketat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow