Harga Karet SGX Sicom Naik Menjadi Rp37648 per Kilogram Hari Ini
Harga karet di bursa global Singapura Exchange atau SGX-Sicom menguat ke level 211,9 sen AS per kilogram atau setara Rp37.648 per kilogram pada perdagangan Kamis, 2 Juli 2026. Angka tersebut menunjukkan pemulihan tipis setelah komoditas ini sempat mengalami tekanan dan koreksi tajam pada pekan terakhir bulan lalu.
Penguatan nilai komoditas tersebut terjadi seiring dinamika pasar internasional yang mulai stabil di awal kuartal ketiga. Nilai tukar rupiah yang berada di posisi Rp17.767 per dolar AS turut memengaruhi kalkulasi harga riil karet di tingkat domestik saat ini.
Berdasarkan data perdagangan bursa internasional, posisi harga terbaru ini mencatatkan kenaikan sebesar Rp367 per kilogram. Pada hari perdagangan sebelumnya, komoditas getah ekuivalen ini masih tertahan di posisi Rp37.281 per kilogram.
Grafik Konsolidasi Sepat Merosot
Perjalanan harga sepanjang bulan Juni lalu menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi di pasar internasional. Pada awal bulan, nilai transaksi sempat melambung tinggi hingga melebihi angka Rp41.000 per kilogram.
Namun, setelah mencapai puncak tersebut, pasar mengalami konsolidasi intensif yang memicu koreksi tajam menjelang akhir bulan. Grafik perdagangan baru menunjukkan tanda-tanda pemulihan tipis atau rebound pada penutupan transaksi pekan ini.
Daftar Harga Berdasarkan Kadar Karet Kering
Penetapan nilai transaksi di bursa komoditas internasional dibedakan berdasarkan persentase Kadar Karet Kering atau KKK. Berikut adalah rincian lengkap nilai jual komoditas tersebut di pasar global saat ini:
| Kadar Karet Kering (KKK) | Harga Jual Domestik (per Kg) |
|---|---|
| KKK 100% | Rp37.648 |
| KKK 70% | Rp26.354 |
| KKK 60% | Rp22.589 |
| KKK 50% | Rp18.824 |
| KKK 40% | Rp15.059 |
| KKK 30% | Rp11.294 |
Kondisi Sektor Komoditas Lokal di Jambi
Meskipun pasar global memperlihatkan adanya tren pemulihan harga, situasi di tingkat daerah menunjukkan dinamika yang sedikit berbeda. Di wilayah Provinsi Jambi, harga karet lokal di tingkat petani terpantau stabil tanpa gejolak fluktuasi.
Berdasarkan pemantauan pasar, getah karet di tingkat petani Jambi bertahan di angka Rp15.000 per kilogram. Kondisi ini mencerminkan bahwa perubahan nilai di bursa internasional memerlukan waktu untuk bertransmisi ke pasar regional.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Perbandingan dengan Komoditas Perkebunan Lain
Di tengah pergerakan karet yang cenderung lambat di tingkat lokal, komoditas perkebunan lain di wilayah Jambi justru mencatatkan perbaikan nilai jual yang signifikan pada periode pekan ini.
Kenaikan Signifikan TBS Kelapa Sawit
Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar atau TBS Sawit Provinsi Jambi secara resmi mengumumkan kenaikan harga untuk periode berjalan. Harga sawit untuk usia tanam prima, yaitu antara 10 hingga 20 tahun, ditetapkan naik sebesar Rp1,97 per kilogram.
Dengan kenaikan tersebut, harga beli TBS sawit usia prima kini menyentuh angka Rp3.708,55 per kilogram. Perubahan ini memberikan angin segar bagi para petani kelapa sawit di daerah tersebut.
Faktor Pendorong Sektor Sawit
Kenaikan harga kelapa sawit di pasar domestik Jambi ini disokong oleh sejumlah indikator perdagangan yang kuat. Beberapa data penunjang utama yang dirilis oleh tim penetapan harga daerah meliputi:
- Harga Minyak Sawit Mentah atau CPO yang ditetapkan sebesar Rp14.988,82 per kilogram.
- Harga inti sawit atau Kernel yang berada pada posisi Rp12.078,65 per kilogram.
- Pencapaian angka Indeks K yang tercatat di level 94,64 persen.
Adapun rincian harga TBS sawit berdasarkan usia tanam lainnya di wilayah Jambi terpantau bervariasi. Untuk tanaman kelapa sawit usia 3 tahun ditetapkan sebesar Rp2.891,63 per kilogram, sedangkan untuk tanaman usia 4 tahun berada pada angka Rp3.089,83 per kilogram.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow