Harga Kopi Global Naik 1,51 Persen di Pasar Berjangka Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Harga kopi global mencatatkan kenaikan sebesar 1,51 persen pada perdagangan hari Jumat, 22 Mei 2026. Pergerakan positif ini membawa harga komoditas tersebut bertengger di level 272,35 USD per kilogram di pasar berjangka internasional.

Kenaikan harian ini menjadi angin segar bagi para pelaku pasar setelah komoditas perkebunan tersebut mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Kendati demikian, tren jangka panjang masih menunjukkan perlambatan jika dibandingkan dengan pergerakan tahun lalu.

Berdasarkan data perdagangan komoditas terbaru, dinamika harga kopi arabika dan robusta menunjukkan pemulihan yang cukup solid pada akhir pekan ini. Pelaku pasar terus memantau pergerakan pasokan dari negara-negara produsen utama.

Menurut laporan Trading Economics, kontrak berjangka untuk kopi jenis Arabika saat ini diperdagangkan di kisaran 2,6 USD per pon. Angka tersebut menandakan harga masih mendekati level terendah mereka sejak November 2024 silam.

Sepanjang bulan Mei 2026, kontrak berjangka kopi Arabika terpantau tetap bertahan di bawah level psikologis 3 USD per pon. Penurunan pasokan jangka pendek disinyalir menjadi pemicu utama rebound teknis pada perdagangan hari ini.

Sementara itu, bursa komoditas internasional mencatat pergerakan yang selaras pada dua jenis kopi utama. Baik arabika maupun robusta kompak ditutup di zona hijau pada sesi perdagangan terakhir.

Data Penutupan Harga Kopi Juli 2026
Jenis Kopi Kontrak JuliKenaikan PoinPersentase Kenaikan
Kopi Arabika (KCN26)+5,10+1,90%
Kopi Robusta ICE (RMN26)+71+2,13%

Laporan dari Barchart menunjukkan bahwa kenaikan ini dipicu oleh aktivitas short-covering dari para investor. Pasar memanfaatkan momentum koreksi tajam yang terjadi pada minggu-minggu sebelumnya.

Perbandingan Tren Historis

Meskipun hari ini mengalami kenaikan, posisi harga saat ini terhitung jauh lebih rendah dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu. Dalam kurun waktu sebulan terakhir saja, harga kopi global telah mengalami penurunan total sebesar 5,81 persen.

Jika ditarik lebih jauh dan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, harga kopi global tercatat anjlok sebesar 24,55 persen. Penurunan ini dipengaruhi oleh pemulihan produksi di beberapa kawasan sentral perkebunan kopi dunia.

Sebagai catatan historis, rekor tertinggi sepanjang masa untuk komoditas kopi berhasil dicapai pada bulan Februari 2025. Pada saat itu, harga kopi dunia sempat menyentuh angka 440,85 USD per kilogram akibat krisis pasokan global ekstrim.

Harga Kopi Robusta Mei 2026 Naik, Tapi Kenapa Tiap Pengepul Beda Harga? | Adi sutardi Channel

Data jangka panjang dari tahun 1972 hingga 2026 menunjukkan harga realisasi rata-rata kopi berada di angka 273,09 USD/LBS. Angka perdagangan saat ini masih sangat dinamis mendekati nilai rata-rata historis tersebut.

Proyeksi Pasar ke Depan

Berdasarkan model makro global dan ekspektasi para analis komoditas, harga kopi diperkirakan akan mengalami sedikit koreksi pada akhir kuartal ini. Komoditas ini diproyeksikan akan diperdagangkan pada level 262,90 USd/Lbs dalam waktu dekat.

Untuk jangka panjang, tantangan pasar diperkirakan masih akan berlanjut seiring meningkatnya volume panen global. Dalam kurun waktu 12 bulan ke depan, harga kopi diprediksi akan bergerak dan diperdagangkan di level 236,29 USD/LBS.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Situasi pergerakan harga internasional ini dipastikan akan berdampak pada penentuan harga beli di tingkat petani lokal serta harga jual produk kopi siap konsumsi di pasar domestik dalam beberapa minggu ke depan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed