Lonjakan Harga Minyak Dunia Memicu Rencana Pembatasan BBM Pertalite

Smallest Font
Largest Font

Wacana pembatasan pembelian bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite bagi kendaraan berkapasitas maksimal 1.400 cc kini tengah dipertimbangkan di Indonesia akibat lonjakan harga minyak dunia yang bertahan di atas US$ 100 per barel pada Jumat (22/5/2026).

Langkah pengetatan distribusi BBM RON 90 tersebut diambil pemerintah sebagai upaya untuk menjaga ketahanan fiskal dan menahan pembengkakan defisit anggaran negara.

Kementerian Keuangan mencatat bahwa stabilitas keuangan negara saat ini sangat sensitif terhadap fluktuasi harga komoditas energi global yang terus mengalami tekanan.

Rencana pembatasan berbasis kapasitas mesin ini memicu kekhawatiran masyarakat karena mayoritas kendaraan penumpang maupun niaga yang beroperasi saat ini memiliki kubikasi di atas 1.400 cc.

Kondisi eksternal dari pasar minyak global memaksa dilakukannya kajian mendalam mengenai efisiensi penyaluran subsidi energi agar menjadi lebih tepat sasaran.

"Setiap harga minyak dunia naik US$ 1 per barel bakal menambah beban defisit anggaran hingga Rp 6,8 triliun," kata Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung sebagaimana dilansir dari Kontan.

Opsi pembatasan kendaraan berdasarkan kapasitas mesin kini menjadi solusi utama yang mengemuka untuk menekan pengeluaran negara yang semakin membesar.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed