Benarkah Anggaran 7 Triliun Bikin Harga Motor Listrik di Bawah 10 Juta

Smallest Font
Largest Font

Ekspektasi saya terhadap motor listrik murah awalnya sangat rendah sebelum melihat pergerakan pasar saat ini. Banyak orang mengira bahwa harga motor listrik di bawah 10 juta hanya akan memberikan kualitas ala kadarnya yang mudah rusak.

Namun, kebijakan insentif membuat peta persaingan berubah drastis. Pemerintah memberikan subsidi/insentif pembelian motor listrik sebesar Rp7.000.000 per unit dengan total anggaran mencapai Rp7.000.000.000.000 yang memangkas harga jual secara signifikan.

Langkah strategis ini awalnya dibuka dengan kuota subsidi motor listrik sebanyak 200.000 unit sepanjang tahun 2023. Program yang mulai diberlakukan sejak Senin, 20 Maret 2023 ini terus berjalan hingga akhir Desember 2023 dan membentuk ekosistem kendaraan ramah lingkungan yang kokoh hingga masa sekarang.

Untuk mendapatkan harga miring ini, syarat penerima subsidi yang ditetapkan meliputi Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun, memiliki KTP, dan dibatasi 1 NIK untuk 1 unit motor listrik baru. Produsen juga harus memenuhi syarat motor listrik subsidi berupa kelolosan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen, di mana total ada 38 model motor listrik bersubsidi yang terdaftar.

Melalui proses ketat tersebut, sistem data subsidi dijalankan dengan integrasi yang rapi. Proses pengecekan data pembeli berdasarkan KTP diinput ke Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua (SISAPIRa), lalu dealer mengklaim ke bank anggota Himbara.

Bagi Anda yang sedang berburu kendaraan hemat, pasar kini menyediakan opsi yang sangat menggiurkan. Berdasarkan data teknis resmi, berikut adalah analisis mendalam mengenai lima unit pilihan yang bisa Anda pertimbangkan saat ini.

ZPT Nimbuzz

ZPT Nimbuzz menjadi salah satu opsi paling mengejutkan di pasar kendaraan roda dua saat ini karena harganya yang sangat miring. Motor ini dibanderol dengan harga Rp3.999.000 saja, menjadikannya opsi paling terjangkau di kelasnya.

Dari segi performa, unit ini dibekali dengan tenaga 800 watt yang cukup untuk kebutuhan mobilitas harian jarak dekat. Kecepatan maks yang bisa diraih berada di angka 60 km/jam, sebuah catatan yang lumayan untuk membelah kemacetan kota.

ZPT Nimbuzz memotong batas psikologis harga kendaraan listrik, namun pengguna harus berkompromi dengan jarak tempuh yang terbatas hanya 70 km per charge.

Kekurangan utama dari model ini terletak pada kapasitas daya jelajahnya yang tidak didesain untuk perjalanan antarkota. Jarak tempuh 70 km per charge menuntut Anda untuk disiplin melakukan pengisian daya setiap malam jika digunakan secara rutin.

Exotic Sterrato

Pilihan berikutnya datang dari lini Exotic Sterrato yang membawa desain retro modern yang sangat familier di mata masyarakat. Berdasarkan pantauan pasar terkini, harganya berkisar Rp5 jutaan hingga Rp8,6 jutaan per Maret 2026 atau secara umum berada di bawah Rp6 juta tergantung varian diler.

Dapur pacunya ditenagai oleh motor 800 watt yang disandingkan dengan baterai berkapasitas 60V 20Ah atau 60V/20.2Ah. Kombinasi ini mampu memberikan jarak tempuh antara 55 km hingga 60 km per charge dengan kecepatan maks normal sekitar 50 km/jam.

Menariknya, motor ini menyediakan mode Sport yang diklaim mampu melejitkan kecepatan dari ~55 km/jam hingga 75 km/jam. Keunggulan lain dari Exotic Sterrato adalah daya angkut maks yang tangguh, yakni mampu menahan beban antara 150 kg hingga 180 kg.

Namun, catatan kritis saya tertuju pada jarak tempuhnya yang paling pendek di antara rival sekelasnya. Jika Anda sering melewati rute berbukit, kapasitas baterai terpasang akan terkuras jauh lebih cepat dari estimasi reguler.

Greentech Scood VRLA

Jika Anda mencari durabilitas performa yang lebih bertenaga, Greentech Scood VRLA atau yang biasa dikenal sebagai Scood adalah jawabannya. Motor ini dipasarkan dengan harga Rp7.500.000, atau berkisar Rp9,5 jutaan hingga Rp10 jutaan per Maret 2026, serta tercatat sebesar Rp9.5 juta setelah subsidi.

Sektor performa menjadi kekuatan utama model ini karena sudah mengusung motor sebesar 1.500 watt. Pasokan daya ditopang oleh komponen baterai KK Super Graphene 72V 32Ah yang terkenal memiliki ketahanan siklus pengisian yang baik.

Di atas kertas, Scood mampu menyentuh kecepatan maks 65 km/jam hingga 70 km/jam dengan beban maks mencapai 175 kg. Keunggulan mutlaknya ada pada efisiensi daya yang menghasilkan jarak tempuh hingga 100 km dalam sekali pengisian penuh.

Kekurangan yang perlu diperhatikan adalah bobot baterai graphene yang cenderung lebih berat dibanding jenis litium. Hal ini sedikit memengaruhi kelincahan manuver kendaraan saat harus berbelok di gang-gang sempit.

5 Rekomendasi Motor Listrik Murah Subsidi Terbaik Terbaru Tahun 2026 | Liputan6 OTO

United MX1200

United MX1200 hadir sebagai representasi dari merek besar yang mulai serius menggarap ceruk pasar ramah kantong. Dilepas dengan harga resmi Rp8.800.000, motor ini menawarkan build quality yang solid khas pabrikan besar.

Spesifikasi teknisnya mengandalkan mesin sebesar 1.200 watt sebagai penggerak utama. Untuk urusan daya, pabrikan membenamkan baterai berkapasitas 72V 21,8Ah yang dipasang secara presisi di dalam dek bawah.

Racikan komponen tersebut menghasilkan kecepatan maks hingga 65 km/jam yang dinilai sangat pas untuk area suburban. Sementara untuk daya jelajahnya, United MX1200 mampu menempuh jarak hingga 80 km per charge.

Aspek yang menurut saya menjadi kelemahannya adalah kompartemen penyimpanan yang agak terbatas akibat penempatan baterai. Anda mungkin akan kesulitan menyimpan helm berukuran penuh di dalam bagasi bawah joknya.

Volta 401

Bagi konsumen yang memiliki mobilitas ekstra tinggi tanpa mau pusing memikirkan durasi pengisian daya, Volta 401 Reguler atau seri VP ini layak masuk radar. Unit ini dijual dengan harga Rp9.950.000, atau Rp9,9 juta setelah subsidi dari harga normalnya yang mencapai Rp16,95 juta.

Keunggulan mutlak Volta 401 terletak pada fleksibilitas dayanya yang memiliki dua slot baterai jenis LifePO4 64V 21Ah. Dengan memanfaatkan kedua slot tersebut, Anda bisa mendapatkan jarak tempuh hingga 120 km.

Kinerja motor listriknya didukung oleh penggerak berkekuatan 1.500 watt yang sangat responsif di putaran bawah. Kecepatan berkendara juga terjaga konstan bahkan saat berboncengan di jalanan menanjak.

Catatan penting dari saya adalah harga tersebut biasanya baru mencakup satu baterai bawaan saja. Untuk memaksimalkan fitur slot ganda hingga mencapai jarak optimal, Anda harus mengeluarkan dana ekstra untuk membeli baterai kedua.

Komparasi Fitur Teknis Motor Listrik Murah

Melihat spesifikasi di atas kertas terkadang membingungkan jika tidak disejajarkan secara langsung. Dilansir dari laporan teknis otosia.liputan6.com, setiap pabrikan menerapkan strategi berbeda untuk menekan efisiensi biaya produksi tanpa mengorbankan keamanan.

Sebagai contoh, beberapa pabrikan masih bertahan dengan baterai jenis VRLA atau Graphene demi mengejar kapasitas besar dengan harga murah. Di sisi lain, pabrikan kelas atas lebih memilih memangkas fitur kosmetik demi mendapatkan baterai litium yang lebih andal.

Perbandingan Spesifikasi Motor Listrik di Bawah Rp10 Juta
Model Motor ListrikDaya Motor (Watt)Kapasitas BateraiJarak Tempuh (Km)
ZPT Nimbuzz80070
Exotic Sterrato80060V 20Ah55–60
Greentech Scood150072V 32Ah100
United MX1200120072V 21,8Ah80
Volta 401150064V 21Ah120

Melihat tabel di atas, terlihat jelas bahwa Greentech Scood dan Volta 401 memimpin di sektor performa motor dengan daya 1.500 watt. Namun, Volta 401 unggul mutlak dalam urusan efisiensi jarak berkat sistem manajemen baterai ganda yang diusungnya.

Menakar Realita Sebelum Membeli Unit Termurah

Langkah membeli kendaraan listrik dengan anggaran terbatas membutuhkan kejelian tingkat tinggi agar tidak menyesal di kemudian hari. Sering kali muncul pertanyaan di komunitas seperti "berapa harga motor listrik uwinfly t3?" atau model sejenis yang sering dianggap tolok ukur murah.

Sebagai perbandingan tambahan, model seperti UWINFLY Golden Turtle yang memiliki motor 1.200 watt dan baterai 60V 30Ah dijual di kisaran Rp9.000.000 hingga Rp10.000.000 dengan fitur bluetooth speaker dan layar LED. Ada juga Selis New Scootic dengan baterai SLA 60V/20Ah berkapasitas 1,5 kWh seharga Rp6.500.000 (diskon dari harga normal Rp13,5 juta) yang hanya memiliki kecepatan maks 40-50 km/jam dan jarak tempuh 40 km dengan waktu pengisian daya 7 jam dari 0% ke penuh.

Data ini menunjukkan bahwa rentang harga yang sama menawarkan karakteristik yang sangat bertolak belakang. Anda harus memilih secara tegas apakah membutuhkan fitur pemanja seperti speaker bluetooth atau lebih mengutamakan daya jelajah baterai yang jauh.

Pilihan akhir saya jatuhkan pada Volta 401 jika Anda memiliki dana mendekati batas Rp10 juta karena investasi baterai LifePO4 jauh lebih menguntungkan untuk jangka panjang. Namun, jika anggaran Anda benar-benar mepet di angka Rp4 jutaan, ZPT Nimbuzz adalah opsi darurat yang paling masuk akal untuk sekadar pergi ke minimarket atau mengantar anak sekolah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed