Alva Distribusikan 20 Ribu Unit Motor Listrik pada September 2026

Smallest Font
Largest Font

Produsen kendaraan listrik ALVA mencatatkan pengiriman sebanyak 20.000 unit motor listrik ke konsumen pada September 2026. Angka tersebut diraih sembilan bulan setelah perseroan menembus angka 10.000 unit pada Desember 2025, seperti dilansir dari Detik Oto.

Pencapaian ini menandai peningkatan jumlah pengguna sebesar 100 persen dalam rentang waktu sembilan bulan. Data operasional hingga Juni 2026 mencatat akumulasi jarak tempuh seluruh armada pengguna ALVA telah menembus lebih dari 78 juta kilometer, atau setara 1.900 kali perjalanan mengelilingi bumi.

Pertumbuhan volume penggunaan tersebut mengindikasikan pergeseran fungsi motor listrik dari sekadar kepemilikan menjadi sarana transportasi harian utama bagi masyarakat.

"Seiring meningkatnya edukasi dan pemahaman masyarakat terhadap manfaat kendaraan listrik, semakin banyak pengguna yang menjadikan ALVA sebagai kendaraan utama untuk aktivitas sehari-hari. Kami berterima kasih kepada seluruh pengguna yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini, dan akan terus menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin baik ke depannya," kata Purbaja Pantja, Chief Executive Officer Alva.

Di sisi lain, pergeseran tren pembelian juga terjadi pada portofolio produk ALVA. Lini N3 yang diposisikan sebagai varian paling terjangkau mencatatkan lonjakan penjualan hingga melampaui seri Cervo yang sebelumnya menjadi penopang utama.

"Pergerakannya N3 bergerak di atas Cervo, karena harganya dan lain-lain. Jadi memang itu sudah nyalip," kata Purba.

ALVA mengidentifikasi dinamika harga minyak dunia dan fluktuasi harga komoditas global sebagai pemicu utama percepatan konversi masyarakat ke kendaraan listrik.

"Kita tahu mengenai harga minyak yang sekarang sedang bergejolak. Jadi dengan itu harga komoditas sepertinya juga lagi trending up," kata Purba.

Kenaikan harga minyak mentah memberikan dampak berantai terhadap biaya operasional kendaraan konvensional, termasuk lonjakan harga komponen pendukung dan pelumas di pasaran.

"Itu sudah punya impact buat beberapa harga komoditas minyak, termasuk juga oli, parts juga. Jadi sepertinya hal-hal tersebut mempunyai dampak," tambahnya lagi.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed