Harry Kane Pilih Realistis Menatap Peluang Gelar Ballon d'Or 2026
Persaingan perebutan gelar Ballon d'Or 2026 mulai menyita perhatian penyerang Bayern Munchen, Harry Kane. Meski tampil impresif sepanjang musim, kapten Timnas Inggris tersebut memilih untuk tidak bersikap sesumbar, seperti dilansir dari Bola. Kane membukukan catatan gol yang sangat luar biasa pada musim 2025/2026.
Di kompetisi Bundesliga, ia berhasil mencetak 36 gol dan menyumbang lima assist dalam 31 laga. Statistik penyerang berusia 33 tahun itu makin mentereng jika dihitung pada seluruh ajang. Secara total, ia membobol gawang lawan sebanyak 61 kali dari 51 pertandingan yang dijalani bersama Bayern Munchen.
Ketajaman tersebut berbuah manis dengan raihan beberapa piala. Kane sukses membantu Die Roten mempertahankan trofi Bundesliga, sekaligus memenangi DFB-Pokal dan Piala Super Jerman.
Penampilan apik juga ditunjukkan Kane saat membela Timnas Inggris di panggung Piala Dunia 2026. Sang penyerang melesakkan enam gol di turnamen tersebut. Torehan tersebut membuat Kane resmi melampaui rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak bagi Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia. Namun, langkah The Three Lions harus terhenti pada babak semifinal akibat kekalahan dari Argentina.
Gelar juara Piala Dunia akhirnya melayang setelah Argentina kalah di laga puncak. Sementara itu, di level klub, Bayern Munchen juga gagal melaju ke final Liga Champions usai tersingkir oleh Paris Saint-Germain di semifinal.
Sikap Realistis dan Dukungan Legenda
Melihat situasi tersebut, Kane memilih tidak terlalu berambisi mengejar penghargaan individu tertinggi itu. Ia merasa seluruh tugas di lapangan telah diselesaikan secara maksimal. "Ballon d'Or bukan berada di tangan saya.
Saya sudah melakukan apa yang bisa saya lakukan dengan memberikan penampilan terbaik," kata Kane. "Sekarang semuanya bergantung pada suara dan keputusan orang lain serta media," tutur Kane menambahkannya.
Di sisi lain, dukungan mengalir dari legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthaus. Mantan pemain Bayern Munchen itu menilai Kane sangat pantas menempati posisi terdepan sebagai pemenang Ballon d'Or 2026.
Menurut Matthaus, kegagalan menembus final Liga Champions dan Piala Dunia menjadi satu-satunya celah. Namun, dengan koleksi 61 gol serta tiga trofi, Kane dinilai memiliki modal yang cukup kuat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow