Heart Aerospace Uji Terbang Pesawat Listrik Terbesar X1
Heart Aerospace sukses melangsungkan penerbangan perdana X1, pesawat jet bertenaga baterai terbesar di dunia, dari bandara regional utara New York. Seperti dilansir dari Detik iNET, uji coba penerbangan tanpa penumpang tersebut berlangsung selama 27 menit hingga ketinggian 335 meter. Pesawat berkapasitas 30 kursi ini memiliki dimensi bentang sayap sepanjang 32,3 meter, panjang 23,1 meter, serta bobot yang setara dengan bus sekolah kosong.
Penerbangan uji coba yang hanya mengandalkan energi listrik murni tersebut diperkirakan hanya menghabiskan biaya daya mentah sebesar 5 dolar AS. Uji penerbangan X1 menjadi pijakan awal bagi Heart Aerospace dalam mengembangkan pesawat hibrida listrik bernama ES-30 yang ditargetkan beroperasi pada 2031. Sejumlah maskapai komersial global seperti United dan Air Canada mulai meminati proyek ini lantaran potensi efisiensi biaya operasional yang ditawarkan.
"Dengan penerbangan pertama X1, Heart Aerospace mendemonstrasikan penerbangan listrik pada skala pesawat komersial," kata Pendiri dan CEO Heart, Anders Forslund.
Perusahaan yang didirikan di Gothenburg, Swedia, lalu memindahkan markasnya ke Los Angeles pada April 2025 itu mengeklaim ES-30 mampu menekan biaya operasional hingga 40 persen dibanding pesawat konvensional sekelasnya. Penghematan ini dipicu oleh ditiadakannya bahan bakar fosil serta minimnya komponen bergerak pada motor listrik yang mengurangi beban perawatan. Teknologi penerbangan listrik dinilai menjadi solusi hijau bagi industri penerbangan yang menyumbang sekitar 2,5 persen emisi karbondioksida global dan senyawa berbahaya seperti nitrogen oksida. Meski demikian, penggunaan baterai murni masih terkendala oleh bobot baterai yang berat dan tidak berkurang selama penerbangan, sehingga membatasi jarak tempuh hanya sekitar 200 kilometer.
Untuk mengatasi keterbatasan daya tersebut, Heart Aerospace menerapkan sistem hibrida dengan menyematkan mesin pembakaran tambahan. Kombinasi ini mampu memperluas jangkauan terbang pesawat hingga mendekati 800 kilometer, yang dinilai ideal untuk melayani rute penerbangan regional singkat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow