IHSG Menguat 1,68 Persen Ikuti Tren Positif Bursa Asia dan Global

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia menguat 1,68 persen ke posisi 6.501,59 pada Kamis (20/8/2026), mengikuti tren positif di bursa saham kawasan Asia dan pasar saham global.

Kenaikan IHSG ini juga diikuti indeks LQ45 yang naik 1,80 persen ke posisi 638,27. Penguatan bursa regional Asia didorong oleh penguatan Wall Street meski risalah The Fed menunjukkan dukungan terhadap kenaikan suku bunga pada pertemuan sebelumnya.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menjelaskan bahwa penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat menjadi fokus pasar global, sehingga investor beralih ke aset berisiko.

"Rencana pembelian kembali obligasi jangka panjang oleh Departemen Keuangan AS yang meningkat menjadi minimal 4 miliar dolar AS per operasi mulai 9 September 2026 meredakan kekhawatiran kenaikan biaya pinjaman yang membebani pasar ekuitas global," kata Nico.

Dari Asia, keputusan Bank Sentral China mempertahankan suku bunga acuan pinjaman di level terendah juga menjadi sentimen positif, di tengah data ekonomi Juli 2026 yang lemah dan dorongan Perdana Menteri China untuk percepatan pertumbuhan baru.

Nico menambahkan bahwa Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah volatilitas global akibat konflik di Timur Tengah serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

"BI akan terus melakukan intervensi pasar dan memberikan insentif masuknya dana asing serta menjaga likuiditas perbankan agar kredit tetap mengalir," ujar Nico.

Seluruh sebelas sektor IDX-IC menguat dengan sektor barang baku memimpin kenaikan sebesar 3,46 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor industri yang masing-masing naik sekitar 2 persen.

Saham dengan penguatan terbesar antara lain BRRC, TRUK, KIJA, ALKA, dan COIN, sementara saham yang melemah terbesar adalah CTBN, BMBL, ARKO, KING, dan WEGE.

Frekuensi perdagangan saham mencapai 2,262 juta transaksi dengan volume 77,09 miliar lembar saham senilai Rp15,77 triliun. Dari jumlah saham, 480 naik, 196 turun, dan 287 stagnan.

Bursa saham Asia sore ini juga menunjukkan penguatan signifikan, seperti indeks Nikkei naik 1,46 persen, Hang Seng 0,80 persen, dan Kospi 5,89 persen, sementara indeks Strait Times melemah 0,39 persen.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed